Satgas Tim Saber Pungli Provinsi Sulawesi Selatan saat melakukan sidak di SMA Negeri 1 Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 3 Juli 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin
Satgas Tim Saber Pungli Provinsi Sulawesi Selatan saat melakukan sidak di SMA Negeri 1 Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 3 Juli 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin

Kepala SMA Negeri 1 Makassar Dinonaktifkan

Nasional pungutan liar
Muhammad Syawaluddin • 14 Agustus 2019 19:25
Makassar: Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Makassar, Syafruddin, diberhentikan sementara dari jabatannya. Syafruddin kini tengah diperiksa terkait dugaan pungli di SMA Negeri 1 Makassar.
 
"Dia untuk sementara dinonaktifkan," kata Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo, saat dikonfirmasi, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Irman menjelaskan Syafruddin dinonaktifkan dari jabatannya lantaran masih diperiksa Tim Saber Pungli. Karena sekolah yang dipimpinnya diduga terlibat pungli terhadap murid pindahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini komitmen gubernur di beberapa kali kesempatan dan Disdik berupaya untuk menindaklanjuti komitmen tersebut," tegasnya.
 
Baca:Pelaku Pungli di SMA Negeri 1 Makassar Terancam Pidana
 
Tim Satgas Saber Pungli Provinsi Sulawesi Selatan menemukan adanya dugaan pungutan liar di SMA Negeri 1 Makassar. Temuan itu berdasarkan laporan dan aduan masyarakat yang langsung ditindaklanjuti oleh tim.
 
Saat ini, Tim Saber Pungli tengah mendalami adanya indikasi pungli di sekolah ternama di Sulawesi Selatan tersebut. Mereka telah mengambil beberapa data untuk kemudian serahkan ke kelompok kerja (Pokja) Yustisi.
 
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Makassar, M Syafruddin, mengaku ada pungutan terhadap siswa pindahan yang akan mendaftar di sekolahnya. Pungutan dilakukan oleh komite sekolah.
 
"Hasil pungutan tersebut juga langsung masuk ke rekening komite bukan ke sekolah," jelasnya.
 
Baca:Pungli di SMAN 1 Makassar Diduga Dilakukan Komite Sekolah
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif