Aksi unjuk rasa mengecam kematian Mahsa Amini berlangsung di New York. (AFP)
Aksi unjuk rasa mengecam kematian Mahsa Amini berlangsung di New York. (AFP)

Iran Eksekusi 2 Pria Terkait Unjuk Rasa Mahsa Amini

Willy Haryono • 07 Januari 2023 17:01
Teheran: Iran mengeksekusi mati dua pria pada Sabtu, 7 Januari 2023, atas pembunuhan terhadap seorang anggota paramiliter yang berlangsung selama aksi protes masif terkait kematian perempuan bernama Mahsa Amini.
 
Eksekusi mati melalui metode hukum gantung ini menjadikan jumlah mereka yang dieksekusi terkait aksi protes Mahsa Amini menjadi empat orang.
 
Desember lalu, dua pria di Iran dieksekusi mati, yang kemudian memicu kemarahan global serta sanksi baru Barat terhadap Teheran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kantor berita Mizan Online pada Sabtu ini melaporkan bahwa "Mohammad Mahdi Karami dan Seyyed Mohammad Hosseini, pelaku utama kejahatan yang menyebabkan tewasnya Ruhollah Ajamian, telah digantung pagi ini".
 
Mengutip dari laman The New Arab, pengadilan tingkat pertama telah menjatuhkan vonis mati kepada kedua pria itu pada awal Desember. Selasa lalu, Mahkamah Agung Iran menguatkan hukuman mati itu, dan menuduh mereka sebagai pembunuh Ajamian pada 3 November.
 
Ajamian adalah anggota milisi Basij - terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) - yang meninggal di Karaj, sebelah barat Teheran.
 
Jaksa sebelumnya mengatakan bahwa pria 27 tahun itu ditelanjangi dan dibunuh sekelompok pengunjuk rasa yang datang untuk memberikan penghormatan kepada seorang demonstran yang terbunuh, Hadis Najafi.
 
Hukuman gantung di Iran bertentangan dengan kampanye kelompok-kelompok hak asasi internasional yang menyerukan agar nyawa kedua pria itu diselamatkan.
 
Amnesty International telah mengecam "persidangan tidak adil" terhadap kedua pria tersebut.
 
Ayah Mohammad Mehdi Karami mengatakan kepada media Iran bahwa seorang pengacara keluarga tidak dapat mengakses berkas kasus putranya.
 
Karami berusia 22 tahun, menurut kelompok Hak Asasi Manusia Iran (IHR) yang berbasis di Oslo. Sementara usia Hosseini belum dapat dipastikan.
 
Otoritas Iran telah menangkap ribuan orang dalam gelombang demonstrasi yang dipicu kematian Mahsa Amini pada September 2022.
 
Mahsa Amini, perempuan Kurdi Iran berusia 22 tahun, ditangkap polisi moral Iran karena diduga melanggar aturan memakai hijab di ruang publik.
 
Pengadilan telah menjatuhkan hukuman mati terhadap 14 orang atas demonstrasi mengecam kematian Mahsa Amini, menurut hitungan AFP berdasarkan informasi resmi.
 
Baca:  Iran Tahan Tujuh Orang karena Protes Antipemerintah dan Diduga Terkait Inggris
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif