Kerusuhan di Irak usai mundurnya Moqtada Al-Sadr. Foto: AFP
Kerusuhan di Irak usai mundurnya Moqtada Al-Sadr. Foto: AFP

Korban Tewas Akibat Bentrokan di Irak Bertambah, 23 Orang Meninggal

Fajar Nugraha • 30 Agustus 2022 13:33
Baghdad: Pertempuran antara dua pendukung kelompok politik di Irak kembali terjadi Selasa 30 Agustus 2022 di Baghdad. Hingga saat ini, 23 pendukung ulama Syiah Moqtada al-Sadr telah ditembak mati sejak Senin 29 Agustus 2022.
 
“Selain menewaskan 23 orang, sedikitnya 380 orang (pendukung Moqtada Al-Sadr) juga terluka,” kata sumber medis, seperti dikutip AFP.
 
Bentrokan antara pendukung Sadr dan tentara dan orang-orang Hashed al-Shaabi, mantan paramiliter yang terintegrasi ke dalam pasukan Irak, telah mereda semalam tetapi berlanjut lagi pada Selasa pagi.
 
Baca: Desak Kekerasan di Irak Dihentikan, Moqtada al-Sadr Lakukan Mogok Makan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Senjata otomatis dan tembakan roket bergema di seluruh Baghdad dari Zona Hijau dengan keamanan tinggi, yang menampung gedung-gedung pemerintah dan misi diplomatik,” koresponden AFP melaporkan.
 
Pendukung ulama Moqtada Al Sadr menyerbu istana pemerintah yang letaknya di Zona Hijau Baghdad. Penyerbuan dilakukan setelah pemimpin Syiah yang kuat itu mengatakan dia berhenti dari politik.
 
Tidak segera jelas siapa yang berada di balik penembakan itu, yang diikuti dengan suara senjata otomatis yang ditembakkan di zona tersebut.
 
Sumber keamanan mengatakan pendukung Al Sadr melepaskan tembakan ke Zona Hijau dari luar, menambahkan bahwa pasukan keamanan di dalam "tidak menanggapi".
 
Ketegangan meningkat di tengah meningkatnya krisis politik yang menyebabkan Irak tanpa pemerintahan, perdana menteri atau presiden baru selama berbulan-bulan.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif