Mobil misi perdamaian PBB MINUSMA berpatroli di Mali. (AFP)
Mobil misi perdamaian PBB MINUSMA berpatroli di Mali. (AFP)

Bom Guncang Mali, 1 Penjaga Perdamaian PBB Tewas 4 Terluka

Internasional pbb konflik mali Sekjen PBB Pasukan Perdamaian PBB
Willy Haryono • 03 Oktober 2021 11:56
Bamako: Sebuah konvoi pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di wilayah Kidal, Mali, terkena serangan bom rakitan atau IED. Serangan tersebut menewaskan satu penjaga perdamaian PBB asal Mesir dan melukai empat rekannya.
 
"Serangan terhadap konvoi misi penjaga perdamaian PBB terjadi di dekat Tessalit," kata juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, dilansir dari laman Al Arabiya, Minggu, 3 Oktober 2021.
 
Sekjen PBB Antonio Guterres menyerukan otoritas Mali untuk "mengidentifikasi pelaku serangan sehingga dapat diseret ke pengadilan." Ia menekankan bahwa serangan terhadap penjaga perdamaian dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang di bawah aturan internasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Guterres juga menekankan kembali dukungan PBB terhadap pemerintah dan masyarakat Mali, serta mengungkapkan belasungkawa mendalam kepada keluarga dari satu penjaga perdamaian asal Mesir yang tewas dibunuh.
 
Mali berada di bawah situasi pemberontakan ekstremis sejak 2012. Para ekstremis itu telah terusir dari sejumlah kota di utara Mali oleh pasukan lokal yang dibantu militer Prancis di tahun 2013.
 
Tak lama setelahnya, para pemberontak berkumpul kembali di area gurun dan mulai melancarkan serangan rutin terhadap militer dan mitra-mitra sekutu Mali.
 
Para ekstremis telah memperluas jangkauan mereka hingga ke Mali bagian tengah. Kehadiran mereka di sana turut memperburuk ketegangan antar grup-grup etnis.
 
Misi penjaga perdamaian PBB di Mali (MINUSMA) telah berlangsung sejak 2013, sejak para ekstremis merebut sejumlah kota di wilayah utara. Misi PBB di Mali ini merupakan salah satu yang paling berbahaya di dunia.
 
Baca:  4 Penjaga Perdamaian PBB Tewas Dibunuh di Mali
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif