Perdana Menteri Israel Naftali Bennett (tengah). Foto: AFP
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett (tengah). Foto: AFP

Israel Sebut Putin Meminta Maaf Atas Pernyataan Terkait Hitler

Internasional Vladimir Putin rusia Israel Naftali Bennett Perang Rusia-Ukraina
Fajar Nugraha • 06 Mei 2022 08:37
Yerusalem: Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah meminta maaf atas komentar menteri luar negerinya yang mengklaim bahwa Adolf Hitler berasal dari Yahudi. Hal ini disampaikan melalui sambungan telepon.
 
Baca: Israel Marah Menlu Rusia Sebut Hitler Punya Garis Keturunan Yahudi.
 
Israel mengecam Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov minggu ini karena mengatakan Adolf Hitler memiliki akar Yahudi. Israel pun menggambarkan pernyataan itu sebagai kebohongan "tak termaafkan" yang merendahkan kengerian Holocaust Nazi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lavrov membuat komentar pada Minggu ketika ditanya mengapa Rusia mengatakan perlu "mendenazifikasi" Ukraina jika Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sendiri adalah orang Yahudi.
 
"Ketika mereka mengatakan 'Nazifikasi macam apa ini jika kita adalah orang Yahudi’. Saya pikir Hitler juga memiliki asal-usul Yahudi, jadi itu tidak berarti apa-apa," kata Lavrov kepada saluran Rete 4 Italia, berbicara melalui penerjemah Italia.
 
Setelah panggilan telepon dengan Putin, Bennett mengatakan dia telah menerima permintaan maaf itu dan berterima kasih kepada pemimpin Rusia.
 
“Terima kasih kepada Presiden Putin karena mengklarifikasi rasa hormatnya terhadap orang-orang Yahudi dan kenangan akan Holocaust,” ujar Bennett, seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat 6 Mei 2022.
 
Israel, yang telah berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan Kiev dan Moskow, telah bertindak sebagai perantara. Meskipun seorang pejabat Israel mengatakan Bennett telah menangguhkan upaya tersebut pada akhir Maret untuk menangani serentetan serangan jalanan Arab di Israel.
 
Panggilan telepon terakhir dengan Putin dan Zelensky menunjukkan bahwa Israel mungkin akan melanjutkan upaya mediasi.
 
Putin juga mengatakan, kepada Bennett dalam sebuah panggilan telepon bahwa Rusia akan mengizinkan jalur sipil dari pabrik baja Azovstal yang terkepung di pelabuhan Mariupol Ukraina melalui koridor kemanusiaan yang ditangani oleh PBB dan Palang Merah.
 
Kantor Bennett mengatakan perdana menteri Israel telah meminta jalan sipil dari pabrik baja setelah percakapan sebelumnya dengan Presiden Zelensky.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif