Simpatisan Hizbullah yang melakukan serangan balasan ke Israel. Foto: AFP
Simpatisan Hizbullah yang melakukan serangan balasan ke Israel. Foto: AFP

Hizbullah Balas Serangan dari Israel, Tuai Kecaman dari AS

Internasional hizbullah krisis israel-lebanon Israel Pemerintah Lebanon
Fajar Nugraha • 07 Agustus 2021 15:07
Beirut: Kelompok Hizbullah Lebanon mengatakan, telah menembakkan roket ke tanah terbuka di dekat posisi Israel di daerah Perkebunan Shebaa yang disengketakan. Ini merupakan sebagai tanggapan atas serangan udara Israel yang menghantam situs milik kelompok itu kemarin.
 
Militer Israel mengatakan setidaknya sepuluh roket diluncurkan ke Israel dari Lebanon selatan.
 
"Menanggapi 10 roket yang baru saja ditembakkan ke Israel dari Lebanon, kami saat ini menyerang lokasi peluncuran roket di Lebanon," kata tentara Israel dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Anadolu, Sabtu 7 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Itu adalah hari ketiga permusuhan lintas batas yang mengancam periode tenang yang berlaku sejak 2006, ketika Israel melancarkan perang udara, darat dan laut terhadap Hizbullah Lebanon.
 
“Sebagian besar roket yang dilepaskan pada Jumat dicegat oleh sistem Iron Dome Israel dan sisanya jatuh di area terbuka. Tidak ada laporan kerusakan atau korban jiwa,” sebut pihak Israel.
 
Sirene serangan udara terdengar di Galilea Atas di Israel utara, dan di Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki Israel, yang merupakan bagian dari wilayah yang diduduki Israel dalam perang Timur Tengah 1967.
 
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Hizbullah, kelompok itu mengatakan bahwa roket hari Jumat diluncurkan sebagai pembalasan atas serangan udara Israel di Lebanon selatan pada malam sebelumnya.
 
Tembakan artileri dan roket berhenti serta ketenangan baru muncul di daerah dekat perbatasan pada Jumat sore hari.
 
“Tidak ada cedera yang dilaporkan di kedua sisi, meskipun beberapa penduduk sementara mengungsi di Lebanon selatan,” ujar Wali Kota Kafr Shuba, kepada The New Arab.
 
Menurut media Israel, sebagian besar roket Hizbullah dicegat oleh sistem pertahanan rudal negara itu atau jatuh ke area terbuka di dekat Perkebunan Shebaa.
 
Sementara Amerika Serikat mengutuk keras serangan roket Hizbullah ke Israel. Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price, kekerasan ini menempatkan orang Israel dan Lebanon dalam bahaya dan membahayakan stabilitas dan kedaulatan Lebanon.
 
“Amerika Serikat tetap berhubungan dengan pejabat Israel dan Lebanon, serta Angkatan Bersenjata Lebanon. Kami menyerukan kepada pemerintah Lebanon untuk segera mencegah serangan semacam itu dan membawa daerah itu di bawah kendalinya,” ujar Price.
 
“Kami juga mendesak pemerintah Lebanon untuk memfasilitasi akses penuh bagi pasukan penjaga perdamaian UNIFIL sesuai dengan UNSCR 1701. Kami sangat mendorong semua upaya untuk menjaga ketenangan,” pungkas Price.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif