Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh melambaikan tangan ke arah para pengungsi Palestina di Lebanon pada 6 September 2020. (Mahmoud ZAYYAT/AFP)
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh melambaikan tangan ke arah para pengungsi Palestina di Lebanon pada 6 September 2020. (Mahmoud ZAYYAT/AFP)

Hamas Tak Akan Nominasikan Capres dalam Pemilu Palestina

Internasional palestina jalur gaza hamas Mahmoud Abbas
Willy Haryono • 22 Februari 2021 15:21
Gaza: Hamas tidak akan menominasikan calon presiden dalam pemilihan umum Palestina yang dijadwalkan berlangsung Juli mendatang, ucap seorang pejabat senior kelompok tersebut kepada kantor berita Al Jazeera pada Minggu, 21 Februari 2021.
 
Pernyataan Moussa Abu Marzouk -- jika terbukti benar -- dapat menjadi angin segar bagi Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas. Dalam beberapa survei, Abbas diyakini akan kalah jika berhadapan dengan kepala Hamas Ismail Haniyeh.
 
Namun, Abbas masih berpotensi mendapat perlawanan sengit dari tokoh bernama Marwan Barghoutti. Beberapa survei juga menunjukkan Abbas akan tumbang jika berhadapan dengan Barghouti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Januari lalu, Abbas telah mengeluarkan dekrit yang memerintahkan digelarnya pemilu Palestina perdana sejak 15 tahun terakhir.
 
Sejumlah pengamat skeptis pemilu Palestin akan benar-benar berlangsung tahun ini. Dalam beberapa janji terdahulu, pemilu Palestina selalu berakhir gagal sejak terakhir kali berlangsung pada 2006.
 
Perselisihan panjang antara faksi Hamas dan Fatah yang di bawah Abbas telah menghambat penyelenggaraan pemilu. Pada 2006, Hamas berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilu legislatif Palestina.
 
Pemilu Palestina tahun ini dijadwalkan berlangsung dalam tiga fase. Fase pertama adalah pemilu legislatif pada 22 Mei, yang diikuti pilpres pada 31 Juli, dan terakhir pemilu Dewan Nasional Palestina pada 31 Agustus.
 
Komentar terbaru Marzouk disampaikan usai munculnya laporan bahwa PA telah mengirim surat ke Amerika Serikat. Isi surat menyatakan bahwa semua faksi Palestina -- termasuk Hamas -- berkomitmen menggelar pemilu.
 
Sebelumnya, Uni Eropa mengingatkan Abbas untuk tidak membatalkan pemilu tahun ini. Jika dibatalkan, lanjut UE, maka Eropa akan menghentikan bantuan dan dukungan terhadap PA.
 
Baca:  Hamas dan Fatah Sepakati Mekanisme Pemilu Palestina
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif