Kehancuran akibat ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon 4 Agustus 2020 lalu. Foto: AFP
Kehancuran akibat ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon 4 Agustus 2020 lalu. Foto: AFP

Sebulan Usai Ledakan Beirut Tanda Kehidupan Terdeteksi di Balik Puing

Internasional Ledakan Lebanon
Fajar Nugraha • 04 September 2020 07:37
Beirut: Petugas penyelamat di Lebanon mendeteksi tanda-tanda kehidupan di reruntuhan sebuah bangunan di daerah pemukiman Beirut. Pemukiman itu runtuh setelah ledakan besar pada 4 Agustus lalu.
 
Baca: Keberadaan Bahan Peledak Beirut sudah Diketahui Sejak Juli.
 
Kantor berita negara NNA melaporkan pada Kamis 3 September sore hari bahwa sebuah tim dengan seekor anjing penyelamat telah mendeteksi pergerakan di bawah sebuah bangunan yang hancur di daerah Gemmayze. Wilayah ini merupakan salah satu yang paling parah terkena ledakan yang menewaskan sekitar 190 orang dan melukai 6.000 lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini (tanda-tanda pernapasan dan denyut nadi) bersama dengan sensor suhu berarti ada kemungkinan adanya kehidupan," kata petugas penyelamat Eddy Bitar kepada wartawan di tempat kejadian, seperti dikutip NNA, Jumat 4 September 2020.
 
Namun, setelah beberapa jam menggali puing-puing, operasi dihentikan karena bangunan tersebut dianggap terlalu tidak aman. Mesin yang lebih berat diperlukan untuk membantu mengangkat puing-puing dengan aman, namun tidak dapat dibawa hingga pagi hari.
 
"Ada banyak bahaya bagi tim. Ada 10 di atas sana, dan kita tidak bisa mengambil risiko pada satu pun dari mereka," kata petugas, Michel el-Mur kepada wartawan.
 
Tim penyelamat termasuk relawan yang datang dari Chile, serta relawan Lebanon dan anggota pertahanan sipil.
 
Baca: Bahan Penyebab Ledakan Beirut Berasal dari Kargo Rusia.
 
Berita tentang penyelamatan tersebut mendorong kerumunan di lokasi penyelamatan. Tetapi mereka yang menjadi marah ketika upaya penyelamatan dihentikan di kota yang sangat membutuhkan harapan.
 
"Malu! Malu! Ada nyawa di sana!" seorang wanita berteriak pada anggota tentara Lebanon yang menjaga situs tersebut.
 
Sebelumnya di malam hari, petugas penyelamat memanjat gedung yang runtuh dalam ledakan itu. Di dalam gedung itu pernah bertempat sebuah bar di lantai dasar.
 
Seorang petugas penyelamat juga membawa seekor anjing penyelamat ke gundukan pecahan batu.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif