Presiden Iran Ebrahim Raisi. Foto: AFP
Presiden Iran Ebrahim Raisi. Foto: AFP

Populer Internasional: Iran Siap Bantu Pakistan Atasi Banjir hingga Semua WNI Selamat

Fajar Nugraha • 29 Agustus 2022 14:44
Teheran: Pakistan mengalami bencana banjir bandang di provinsi Balochistan dan Khyber Pakhtunkhwa sejak Juni lalu. Menurut Otoritas Manajemen Bencana Nasional Pakistan (NDMA), jumlah korban jiwa akibat banjir tersebut telah melampaui 1.000 orang. Pemerintah Pakistan telah mengumumkan kondisi darurat di wilayah terdampak.
 
Kesiapan Iran membantu Pakistan menjadi berita terpopuler Internasional Medcom yang diikuti dengan kabar mengenai Tiongkok siagakan militer usai kapal AS berlayar di Selat Taiwan.
 
Kemudian ditambah lagi dengan isu mengenai semua WNI yang selamat dari bencana banjir di Pakistan. Berikut selengkapnya mengenai berita terpopuler Internasional Medcom:

1. Iran Siap Bantu Pakistan Tangani Bencana Banjir

Iran siap membantu Pakistan menangani bencana banjir yang telah menewaskan lebih dari 1.000 per hari Minggu ini, 28 Agustus 2022. Tawaran bantuan disampaikan Presiden Iran Ebrahim Raisi kepada Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif pada Sabtu malam.
 
Dalam pembicaraan di telepon, Raisi mengekspresikan simpati dan duka mendalam atas semua kematian akibat banjir di Pakistan. Ia menekankan bahwa Iran akan terus menjalin hubungan persahabatan dan persaudaraan dengan Pakistan.
 
Dikutip dari Iran Front Page, Raisi telah memerintahkan jajaran terkait untuk memberikan bantuan-bantuan pokok kepada masyarakat terdampak banjir di Pakistan. Ia juga menekankan bahwa Iran siap memberikan segala jenis bantuan sesuai dengan kebutuhan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bantuan apa yang siap diberikan Iran? Simak di sini.

2. Tiongkok Siagakan Militer Usai Kapal AS Berlayar di Selat Taiwan

Tiongkok menyiagakan militer setelah sebuah kapal Amerika Serikat (AS) melakukan misi "kebebasan navigasi" di Selat Taiwan pada Minggu, 28 Agustus 2022. Tiongkok memandang misi seperti itu sebagai sebuah provokasi berbahaya.
 
Halaman Selanjutnya
  Shi Yi, juru bicara…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif