Bangunan roboh di Iran tewaskan 28 orang./AFP
Bangunan roboh di Iran tewaskan 28 orang./AFP

Bubarkan Pedemo Bangunan Roboh, Polisi Iran Tembakkan Gas Air Mata

Marcheilla Ariesta • 28 Mei 2022 19:26
Teheran: Kepolisian Iran menembakkan gas air mata dan tembakan peringatan untuk membubarkan massa yang melakukan aksi protes di Abadan. Mereka berunjuk rasa terkait peristiwa bangunan runtuh yang menewaskan 28 orang.
 
Sudah tiga malam aksi protes berlangsung di Abadan dan kota-kota lain di provinsi Iran yang berbatasan dengan Irak tersebut.
 
"Pasukan keamanan di Abadan menggunakan gas air mata dan menembak ke udara di dekat lokasi runtuhnya bangunan pada Jumat malam untuk membubarkan ratusan pengunjuk rasa yang menuntut keadilan kepada para pelaku insiden," lapor kantor berita Fars, dikutip oleh AFP, Sabtu, 28 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah orang meneriakkan 'matilah pejabat tidak kompeten' dan 'pejabat tidak becus harus dieksekusi.' Seruan tersebut serupa dengan protes yang terjadi pada Rabu dan Kamis malam sebelumnya.
 
Baca juga: Bangunan Roboh di Iran Tewaskan 14 Orang, Pencarian Korban Dilanjutkan
 
Di tempat lain di Khuzestan, tepatnya di kota Bandar-e Mahshahr, orang-orang bernyanyi sambil memukul drum tradisional dan memukul simbal sebagai bentuk protes.
 
"Orang-orang turun ke jalan, termasuk di kota-kota Iran tengah di Isfahan, Yazd dan Shahin Shahr pada hari Jumat untuk menyatakan simpati kepada para korban tragedi itu," ungkap para demonstran..
 
Sebuah toko di Abadan yang diketahui milik keluarga pemilik bangunan rubuh, telah dibakar dan dihancurkan orang tak dikenal pada Kamis malam.
 
Menteri Dalam Negeri Ahmad Vahidi, yang berada di Abadan mengatakan, tambahan dua jenazah ditemukan di antara reruntuhan puing tersebut. Dengan demikian, korban tewas mencapai 28 jiwa.
 
Namun, para pejabat belum mengumumkan berapa banyak orang yang masih terjebak di bawah puing-puing.
 
Jumlah tersangka juga bertambah. Pengadilan provinsi Khuzestan mengatakan, per Sabtu ini, 13 orang ditangkap sehubungan dengan insiden itu. Tersangka yang ditangkap termasuk wali kota dan dua mantan wali kota.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif