Wakil Tetap RI untuk OKI, Eko Hartono (kiri) menyerahkan surat penugasan kepada Sekjen OKI HHissein Brahim Taha. (KJRI Jeddah)
Wakil Tetap RI untuk OKI, Eko Hartono (kiri) menyerahkan surat penugasan kepada Sekjen OKI HHissein Brahim Taha. (KJRI Jeddah)

Indonesia Inisiasi Pertemuan Khusus OKI Bahas Penyerangan di Al-Aqsa

Internasional Palestina israel palestina Israel organisasi kerja sama islam Masjid Al-Aqsa
Marcheilla Ariesta • 25 April 2022 16:47
Jeddah: Indonesia menginisiasi pertemuan luar biasa Open-Ended Meeting of the Executive Committee tingkat Perwakilan Tetap negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jeddah. Pertemuan akan berlangsung pada Senin, 25 April 2022.
 
"Pertemuan luar biasa tingkat Duta Besar ini akan membahas eskalasi konflik dan penyerangan brutal pasukan penjajah Israel terhadap Masjid Al-Aqsa," demikian dikutip dari pernyataan KJRI Jeddah.
 
"Tindakan melanggar hukum internasional pasukan Israel yang berupaya menutup akses ke Masjid Al-Aqsa dan menyerang jemaah yang beribadah merupakan tindakan yang tidak bisa diterima umat Islam," lanjut mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indonesia diwakili Wakil Tetap RI untuk OKI, Eko Hartono. Eko menggalang dukungan negara-negara anggota OKI lainnya untuk hadir dalam pertemuan tersebut.
 
"Pertemuan ini sangat penting untuk segera dilakukan guna menyusun langkah-langkah yang perlu dan mendesak agar segera dilakukan dalam rangka mengakhiri tindakan agresi pasukan Israel," sambung KJRI Jeddah.
 
Pertemuan tersebut juga diharapkan dapat melakukan upaya-upaya yang dapat mencegah kejadian serupa terulang kembali. "Dan juga untuk memastikan keadaan status quo Masjid Al Aqsa sebagai tempat ibadah yang hanya diperuntukkan bagi umat Islam," tutur mereka.
 
Sementara itu, militer Israel kini disarankan tidak membalas serangan roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza. Menurut keterangan Korporasi Penyiaran Publik Israel (KAN), saran tersebut disampaikan Komando Selatan Israel yang merupakan bagian dari militer Israel.
 
Mereka mengatakan bahwa penutupan Perlintasan Erez (Beit Hanoun) merupakan langkah yang lebih efektif dalam merespons peluncuran roket dari Gaza.
 
Peluncuran roket dari Gaza merupakan buntut dari penyerbuan pasukan Israel kepada masyarakat Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem dalam beberapa pekan terakhir. Penyerbuan semacam itu berujung bentrok, yang telah melukai ratusan warga Palestina.
 
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengaku telah menghubungi Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett terkait ketegangan di Yerusalem.
 
Guterres meminta Palestina dan Israel untuk bersama-sama mengambil langkah yang dapat menurunkan ketegangan.
 
Baca:  Sekjen PBB Berdiskusi dengan Israel dan Palestina Terkait Ketegangan Al-Aqsa

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif