Pesawat jet tempur F-15 milik Angkatan Udara Arab Saudi. (AFP)
Pesawat jet tempur F-15 milik Angkatan Udara Arab Saudi. (AFP)

Koalisi Arab Saudi Memulai Gempuran Udara terhadap Houthi di Sanaa

Internasional konflik yaman arab saudi Pemberontak Houthi Uni Emirat Arab (UEA)
Willy Haryono • 18 Januari 2022 14:07
Sanaa: Koalisi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman meluncurkan serangan udara terhadap pemberontak Houthi di Sanaa pada Selasa pagi, 18 Januari 2022. Gempuran udara dilakukan dengan menggunakan pesawat jet tempur F-15 dan F-16.
 
Menurut keterangan koalisi, angkatan udara akan menggempur Sanaa dalam 24 jam ke depan, dengan sasaran utama adalah jajaran petinggi dan komandan Houtthi di wilayah utara ibu kota Yaman.
 
"Situasi operasional membutuhkan kelanjutan dari serangan udara dalam merespons ancaman (Houthi)," ujar pihak koalisi Arab Saudi, dilansir dari The National.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Warga Sanaa diminta menjauhi kamp-kamp militer dan perkumpulan milisi Houthi demi keselamatan diri," sambungnya.
 
Seorang juru bicara koalisi Arab Saudi mengatakan, jet tempur F-15 telah menghancurkan dua peluncur rudal balistik yang telah digunakan Houthi pada Senin kemarin. "Pesawat F-15 dan F-16 sedang menjalankan operasi gabuungan, dan para pemimpin teroris akan menjadi target prioritas," ucap jubir koalisi Arab Saudi.
 
Tadi malam, menurut keterangan beberapa sumber kepada saluran televisi Al Hadath, koalisi Arab Saudi mengklaim telah berhasil membunuh komandan Houthi bernama Jenderal Abdullah Qassem Al Junaid dalam serangan udara di Sanaa.
 
Senin kemarin, koalisi Arab Saudi telah mencegat delapan drone yang diluncurkan Houthi dari Bandara Internasional Sanaa.
 
Di hari yang sama, Houthi juga melancarkan serangan drone dan rudal ke Uni Emirat Arab, salah satu anggota koalisi militer Arab Saudi. Serangan tersebut menewaskan tiga orang, yakni dua warga India dan satu Pakistan. Enam orang lainnya terluka dalam serangan itu.
 
Otoritas UEA mengonfirmasi bahwa serangan Houthi mengenai tiga truk di sebuah fasilitas minyak dan area perluasan Bandar Internasional Abu Dhabi.
 
Kementerian Luar Negeri UEA mengecam keras serangan di Abu Dhabi, dan menegaskan bahwa tindakan Houthi ini akan mendapat balasan. "UEA berhak merespons serangan teroris ini," tegasnya.
 
Baca:  Houthi Ancam Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Uni Emirat Arab
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif