Sebuah fasilitas minyak di Abu Dhabi, UEA, terkena serangan drone dan rudal yang diluncurkan Houthi pada Senin, 17 Januari 2022. (AFP)
Sebuah fasilitas minyak di Abu Dhabi, UEA, terkena serangan drone dan rudal yang diluncurkan Houthi pada Senin, 17 Januari 2022. (AFP)

Houthi Ancam Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Uni Emirat Arab

Internasional arab saudi uni emirat arab Pemberontak Houthi Uni Emirat Arab (UEA)
Willy Haryono • 18 Januari 2022 07:33
Sanaa: Kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengancam akan menyerang lebih banyak fasilitas di Uni Emirat Arab (UEA), setelah pada Senin kemarin mengerahkan pesawat nirawak (drone) dan rudal yang menewaskan tiga orang di Abu Dhabi.
 
Otoritas UEA mengonfirmasi bahwa serangan Houthi mengenai tiga truk di sebuah fasilitas minyak dan area perluasan Bandar Internasional Abu Dhabi. Tiga korban tewas diidentifikasi sebagai dua warga India dan satu Pakistan.
 
Enam orang juga terluka dalam serangan tersebut, yang tidak menimbulkan kerusakan signifikan terhadap fasilitas minyak maupun bandara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari voanews, Senin, 17 Januari 2022, juru bicara Houthi mengaku telah melancarkan serangan ke Abu Dhabi sebagai balasan atas peran UEA dalam operasi militer di Yaman pekan kemarin. UEA merupakan bagian dari koalisi militer pimpinan Arab Saudi.
 
Beberapa sumber Houthi di Sanaa, ibu kota dari Yaman, mengatakan kepada media Arab bahwa mereka telah meluncurkan delapan drone dan 10 rudal ke Abu Dhabi.
 
Media Arab memperlihatkan video kepulan asap di langit Abu Dhabi, dan serangkaian foto kobaran apidi Bandara Internasional Abu Dhabi serta Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi.
 
Sebagai balasan atas serangan tersebut, koalisi Arab Saudi menyerang sekelompok milisi Houthi di provinsi Marib, Yaman.
 
Kementerian Luar Negeri UEA mengecam keras serangan di Abu Dhabi, dan menegaskan bahwa tindakan Houthi ini akan mendapat balasan. "UEA berhak merespons serangan teroris ini," tegasnya.
 
Sejak 2015, UEA bersama Arab Saudi menggempur Houthi dalam upaya memulihkan pemerintahan resmi Yaman. Meski sudah menarik sebagian besar pasukannya dari Yaman, UEA membantu melatih dan mempersenjatai pasukan lokal di negara tersebut dalam melawan Houthi.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif