Foto Mahsa Amini ditaruh di depan gedung kedutaan besar Iran di Brussels, Belgia, 23 September 2022. (Kenzo TRIBOUILLARD / AFP)
Foto Mahsa Amini ditaruh di depan gedung kedutaan besar Iran di Brussels, Belgia, 23 September 2022. (Kenzo TRIBOUILLARD / AFP)

Populer Internasional: Protes Mahsa Amini Memanas hingga Ledakan di Masjid Afghanistan

Willy Haryono • 25 September 2022 10:52
Teheran: Presiden Iran Ebrahim Raisi mengatakan bahwa para demonstran yang mengecam kematian Mahsa Amini harus "dihadapi secara tegas." Pernyataan tersebut menjadi salah satu berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Minggu, 25 September 2022.
 
Dua berita terpopuler lainnya adalah referendum 'ilegal' di empat wilayah Ukraina yang diduduki pasukan Rusia dan seputar ledakan dahsyat di sebuah masjid di Afghanistan.
 
Berikut selengkapnya:

Makin Panas! Demo Mahsa Amini Berlanjut, Presiden Iran Serukan Tindakan Tegas

Pernyataan disampaikan Raisi usai media nasional Iran melaporkan bahwa setidaknya 35 orang tewas dalam aksi protes kasus Mahsa Amini yang sudah berlangsung lebih dari sepekan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mahsa Amini tewas dalam penahanan polisi moral Iran beberapa hari lalu. Perempuan berusia 22 tahun itu ditangkap polisi Iran di ruas jalan Teheran karena dianggap tidak memakai hijab dengan benar.
 
Kematian Mahsa Amini memicu unjuk rasa berskala masif di Iran, dengan aksi solidaritas berlangsung di beberapa negara lain.
 
Apa lagi yang disampaikan Ebrahim Raisi terkait ketegangan di negaranya? Cek selengkapnya di sini.

Rusia Luncurkan Serangan Baru di Tengah Referendum 4 Wilayah Ukraina

Pasukan Rusia meluncurkan serangkaian serangan terbaru ke beberapa kota di Ukraina sepanjang Sabtu, 24 September. Serangan dilakukan di saat empat wilayah Ukraina yang diduduki kelompok separatis sedang menggelar referendum untuk bergabung dengan Rusia.
 
Gubernur Zaporizhzhia, Oleksandr Starukh, mengatakan bahwa pasukan Rusia menyerang beberapa infrastruktur di kota Dnieper River. Salah satu rudal Rusia menghantam sebuah apartemen, menewaskan satu orang dan melukai tujuh lainnya.
 
Starukh menambahkan, pasukan Rusia juga menyerang beberapa area lain yang berujung pada kerusakan sejumlah hunian warga dan infrastruktur sipil.
 
Seperti apa situasi di sekitar empat wilayah Ukraina tempat berlangsungnya referendum? Cek selengkapnya di sini.

Duh, Masjid di Afghanistan Lagi-lagi Diguncang Bom, 7 Tewas 41 Terluka

Setidaknya tujuh orang tewas dan 41 lainnya terluka dalam ledakan di dekat masjid Wazir Akbar Khan di ibu kota Afghanistan, Kabul.
 
Asap hitam mengepul tinggi ke langit, dan tembakan terdengar beberapa menit setelah ledakan terjadi di dekat area masjid yang terletak di kawasan diplomatik ternama di ibu kota Afghanistan.
 
Khalid Zadran, juru bicara kepala kepolisian Kabul, mengatakan bahwa ledakan itu kemungkinan besar ditujukan kepada jemaah yang baru saja meninggalkan masjid setelah Salat Jumat pada 23 September kemarin.
 
Seperti apa kondisi keamanan di Afghanistan saat ini? Cek selengkapnya di sini.
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif