Prajurit Burkina Faso berpatroli di dekat kamp militer di Ouagadougou, 24 Januari 2022. (OLYMPIA DE MAISMONT / AFP)
Prajurit Burkina Faso berpatroli di dekat kamp militer di Ouagadougou, 24 Januari 2022. (OLYMPIA DE MAISMONT / AFP)

Konvoi Kendaraan di Burkina Faso Terkena Bom Rakitan, 35 Warga Sipil Tewas

Marcheilla Ariesta • 06 September 2022 18:24
Ouagadougou: Sedikitnya 35 warga sipil tewas dan 37 lainnya terluka di Burkina Faso utara pada Senin, 5 September. Hal ini terjadi ketika sebuah kendaraan dalam konvoi menabrak bom rakitan (IED).
 
Konvoi pasokan yang dikawal menuju ibu kota Ouagadougou menghantam IED di jalanan antara Djibo dan Bourzanga. Kedua daerah ini dijaga ketat karena militan meningkatkan serangan terhadap sejumlah desa, polisi dan pos militer sejak 2015.
 
"Pengawal dengan cepat mengamankan perimeter dan mengambil tindakan untuk membantu para korban," kata pemerintah militer dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Voice of America (VOA), Selasa, 6 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Serangan Ekstremis Tewaskan 22 Orang di Burkina Faso
 
Keamanan di Sahel, Afrika Barat, menurun drastis dalam satu dekade terakhir ketika kelompok-kelompok yang memiliki hubungan dengan al-Qaeda dan Islamic State (ISIS) menguasai wilayah itu. Serangan kelompok teror di Sahel telah menewaskan ribuan orang dan menggusur lebih dari satu juta warga di sana.
 
Serangan terus dilakukan meski ada kehadiran pasukan asing dan penjaga perdamaian PBB. Frustrasi tentang rentetan serangan ini memicu kudeta militer terhadap mantan Presiden Burkina Faso Roch Kabore pada Januari lalu.
 
Meski kudeta telah terjadi, tingkat kekerasan di Burkina Faso masih relatif tinggi.
 
Menurut Dewan Pengungsi Norwegia, hampir satu dari 10 orang di Burkina Faso telah mengungsi akibat konflik dan kerawanan pangan yang parah, hampir dua kali lipat dibanding 2021.
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif