Ilustrasi penembakan./Medcom.id
Ilustrasi penembakan./Medcom.id

Terjadi Lagi, Pemukim Israel Tembak Warga Palestina di Tepi Barat

Marcheilla Ariesta • 21 Januari 2023 23:53
Ramallah: Seorang pemukim Israel menembak dan membunuh seorang pria Palestina. Insiden ini terjadi di sebuah peternakan dekat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki.
 
"Tariq Maali (42) tewas setelah pemukim Israel menembaki dia" di dekat kota Palestina Kafr Nama," kata kementerian kesehatan Palestina, dilansir dari Middle East Eye, Sabtu, 21 Januari 2023.
 
Militer Israel mengatakan, Maali diduga berusaha menikam seorang warga sipil Israel di pertanian Sde Efraim, sebuah pos pemukim ilegal, dan "dilumpuhkan" oleh Israel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rekaman CCTV yang dirilis oleh militer menunjukkan seorang pria memasuki pertanian dan ditembak mati segera setelah itu. Otoritas Israel mencegah ambulans Palestina memasuki situs tersebut, menurut seorang fotografer AFP.
 
Baca juga: Tentara Israel Culik 28 Warga Palestina, Termasuk Anak-anak
 
Sde Efraim adalah pos pemukim, atau 'pemukiman kucing liar' yang ilegal menurut hukum Israel. Perbedaan antara pos-pos terdepan dan permukiman lain tidak diakui oleh hukum internasional, yang menganggap semua permukiman di wilayah pendudukan ilegal.
 
Dua tahun lalu, seorang pemukim Israel menembak mati Khaled Nofal, seorang akuntan Palestina berusia 34 tahun yang tidak bersenjata, di lokasi yang sama. Menurut Israel, Nofal berusaha menyerang pos terdepan pemukim tanpa senjata, sebuah klaim yang dibantah oleh keluarganya kepada Middle East Eye.
 
Pembunuhan terbaru membuat jumlah warga Palestina yang tewas sepanjang tahun ini menjadi 18 orang, termasuk empat anak.
 
Pada Kamis kemarin, Jawad Farid Bawaqta, seorang guru sekolah menengah dan ayah dari enam anak, ditembak mati oleh pasukan Israel setelah dia pergi untuk memberikan pertolongan pertama kepada seorang warga Palestina yang terluka.
 
Pasukan Israel melakukan operasi pencarian dan penangkapan hampir setiap malam di Tepi Barat, yang seringkali mematikan. Sebagian besar penggerebekan dalam beberapa bulan terakhir difokuskan pada Nablus dan Jenin, yang merupakan rumah bagi semakin banyak pejuang Palestina.
 
Sedikitnya 167 orang tewas tahun lalu di Tepi Barat, angka kematian tertinggi sejak Intifada Kedua.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif