Foto udara memperlihakan pemandangan umum kota Abu Dhabi, UEA. (AFP)
Foto udara memperlihakan pemandangan umum kota Abu Dhabi, UEA. (AFP)

Marah Besar, UEA Bertekad Balas Serangan Houthi

Internasional konflik yaman arab saudi uni emirat arab Pemberontak Houthi Uni Emirat Arab (UEA)
Marcheilla Ariesta • 18 Januari 2022 14:22
Abu Dhabi: Uni Emirat Arab (UEA) berjanji membalas serangan pesawat nirawak (drone) yang dilancarkan kelompok pemberontak Houthi asal Yaman. Serangan itu memicu ledakan tangki bahan bakar dan menewaskan tiga orang.
 
UEA merupakan bagian dari koalisi militer pimpinan Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman melawan Houthi. Kelompok tersebut kerap menyerang Arab Saudi dan sekutunya melalui serangan lintas batas.
 
"Penyelidikan awal menunjukkan benda terbang kecil, mungkin drone yang jatuh di dua daerah dan memicu ledakan serta kebakaran," kata kepolisian Abu Dhabi, dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 18 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Otoritas UEA telah membuka investigasi terkait hal ini.
 
Sementara itu, juru bicara militer Houthi Yahya Saree mengatakan, kelompoknya telah berhasil melakukan operasi di situs dan instalasi penting UEA dengan menggunakan rudal balistik dan drone. Ia mendesak warga sipil dan perusahaan asing untuk menjauh dari instalasi vital di UEA demi keamanan mereka sendiri.
 
Penasihat Presiden UEA, Anwar Gargash, mengutuk serangan Houthi. "Otoritas UEA sedang berurusan dengan serangan keji Houthi terhadap beberapa instalasi sipil di Abu Dhabi," katanya.
 
Menteri Luar Negeri UEA, Abdullah bin Zayed Al-Nahyan, juga mengutuk serangan tersebut. "Serangan ini tidak akan dibiarkan begitu saja," tegas dia.
 
Pada 2019, UEA telah mengurangi sebagian besar jumlah militernya di Yaman. UEA hanya berada di Yaman dalam kapasitas menyalurkan senjata dan melatih pasukan lokal.
 
Baca:  Koalisi Arab Saudi Memulai Gempuran Udara terhadap Houthi di Sanaa
 
Selama ini, Houthi sering menggunakan drone bermuatan bom untuk meluncurkan serangan ke Arab Saudi dan beberapa negara anggota koalisi. Houthi juga kerap meluncurkan rudal di bandara Saudi, fasilitas minyak dan jaringan pipa, serta menggunakan kapal untuk menyerang rute perdagangan.
 
Pasukan pemerintah Yaman, dibantu Brigade Raksasa yang didukung UEA dan dengan bantuan dari serangan udara Saudi, merebut kembali seluruh provinsi selatan Shabwa dari Houthi awal bulan ini. Mereka juga membuat kemajuan di provinsi Marib di dekatnya.
 
Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan mengatakan, negaranya akan meminta pertanggungjawaban Houthi atas serangan di Abu Dhabi. Sementara Menlu AS Antony Blinken turut mengutuk serangan di Abu Dhabi dalam panggilan telepon dengan Sheikh Abdullah bin Zayed.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif