Selat Hormuz. (safety4sea)
Selat Hormuz. (safety4sea)

AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Selat Hormuz Dibuka Sementara

Annisa ayu artanti • 09 April 2026 08:00
Ringkasnya gini..
  • AS dan Iran sepakat gencatan senjata selama dua pekan untuk meredakan konflik.
  • Selat Hormuz dibuka sementara dengan pengawasan militer Iran.
  • Perundingan damai lanjutan akan dilakukan di Pakistan dalam waktu dekat.
Jakarta: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata sementara dengan Iran yang akan berlangsung selama dua pekan. Kesepakatan ini menjadi langkah penting dalam meredakan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
 
Selain penghentian serangan dari kedua belah pihak, kesepakatan tersebut juga mencakup pembukaan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.

Kesepakatan gencatan senjata dua arah

Trump menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah adanya komunikasi dengan pihak Pakistan, termasuk Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir.
 
"Berdasarkan pembicaraan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Marsekal Asim Munir, di mana mereka meminta saya untuk menahan mengirim angkatan penghancur ke Iran dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara menyeluruh, segera, dan aman, maka saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan ke Iran selama dua pekan. Ini akan menjadi gencatan senjata dua arah," kata Trump di platform Truth Social dilansir Antara, Kamis, 9 April 2026.
 
Baca juga: Soal Gencatan Senjata AS-Iran, Ini Kata Pengamat

Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat telah mencapai target militernya dalam konflik tersebut.

"Kami juga telah mencapai tahap yang sangat jauh terkait kesepakatan yang definitif mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran, dan perdamaian di Timur Tengah," ujar presiden AS itu.

Selat Hormuz dibuka 

Dari pihak Iran, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan bahwa negaranya akan membuka akses pelayaran di Selat Hormuz selama periode gencatan senjata.
 
"Selama dua pekan, lintasan aman di Selat Hormuz akan dimungkinkan dengan koordinasi bersama Angkatan Bersenjata Iran dan memperhatikan keterbatasan teknis," tulis Araghchi di platform X.
 
Namun, pembukaan jalur ini tetap berada di bawah pengawasan militer Iran dan mengikuti sejumlah pembatasan teknis.

Perundingan damai segera dimulai

Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan ini, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menegaskan bahwa perundingan dengan Amerika Serikat akan segera dimulai di Islamabad, Pakistan.
 
Kesepakatan awal ini mencakup sejumlah poin penting, termasuk kendali Iran atas Selat Hormuz, rencana pencabutan sanksi, kelanjutan program nuklir, hingga penarikan pasukan AS dari kawasan Timur Tengah.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan