Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan memanasnya situasi di lapangan tidak terlepas dari intervensi Amerika Serikat bersama para sekutunya di kawasan Timur Tengah.
"Peran dan keterlibatan langsung Amerika Serikat serta rezim Zionis dalam peristiwa terbaru di Iran sangat jelas," tegas Pezeshkian sebagaimana dirilis oleh kantor kepresidenan Iran dikutip dari AFP.
Tuduhan tersebut mengemuka tak lama setelah Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan khusus pada Kamis (15/1) waktu setempat guna membahas kondisi Iran. Dalam sidang itu, Rusia tampil membela posisi Teheran.
| Baca juga: Iran Bergejolak, Ini Daftar Negara yang Berlakukan Travel Warning |
Duta Besar Rusia untuk PBB justru melontarkan tudingan balik kepada Washington dengan menilai AS telah memanfaatkan persoalan domestik Iran demi kepentingan politik global.
Moskow menilai langkah tersebut dilakukan dengan cara menyulut kepanikan publik dan memperlebar ketegangan di kawasan.
Sikap Rusia itu disambut positif oleh Pezeshkian, yang menilai dukungan Moskow penting untuk menahan arus narasi Barat yang dianggap terus menekan Iran.
Isu keterlibatan pihak asing sendiri kerap disuarakan otoritas Iran sebagai penjelasan atas kerusuhan yang dipicu persoalan ekonomi.
Dengan menuding AS dan Israel sebagai aktor di balik gejolak, Teheran berupaya memperkuat konsolidasi dukungan di dalam negeri sekaligus mengirim sinyal bahwa stabilitas nasional mereka tengah menjadi target sabotase internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News