Warga Iran berunjuk rasa mengecam kondisi perekonomian negara. (Anadolu Agency)
Warga Iran berunjuk rasa mengecam kondisi perekonomian negara. (Anadolu Agency)

Iran Bergejolak, Ini Daftar Negara yang Berlakukan Travel Warning

Adri Prima • 15 Januari 2026 20:55
Teheran: Gelombang demonstrasi anti-pemerintah di Iran yang berujung pada tindakan represif aparat memicu respons luas dari komunitas internasional.
 
Sejumlah negara mengeluarkan peringatan perjalanan (travel warning) dan meminta warganya segera meninggalkan Iran atau menunda rencana kunjungan demi alasan keamanan.
 
Berbagai langkah darurat pun ditempuh menyusul kondisi Timur Tengah yang semakin tidak stabil. Berikut ini beberapa negara yang mengambil langkah antisipatif meninggalkan Iran, dan melarang warganya masuk ke Iran.
 

Amerika Serikat


Amerika Serikat mengambil langkah antisipatif dengan meminta sebagian personelnya di Pangkalan Udara Al-Udeid, Qatar, pangkalan militer AS terbesar di kawasan untuk meninggalkan lokasi. Presiden Donald Trump juga secara terbuka mengimbau seluruh warga AS yang berada di Iran agar segera keluar dari negara tersebut.
 
Baca juga:
Iran Kecam AS dan Israel yang Memprovokasi Unjuk Rasa di Teheran
 

Inggris


Pemerintah Inggris memilih langkah tegas dengan menutup sementara Kedutaan Besarnya di Tehran. Seluruh staf diplomatik ditarik dari Iran, sementara London memberlakukan larangan total perjalanan ke negara tersebut.
 

Italia


Italia turut menginstruksikan warganya agar segera meninggalkan Iran. Selain itu, Roma meningkatkan pengamanan terhadap pasukan militernya yang bertugas di sejumlah negara Timur Tengah, termasuk Irak dan Kuwait.
 

Jerman


Jerman mengeluarkan peringatan keras kepada maskapai penerbangan agar menghindari wilayah udara Iran. Otoritas setempat menilai terdapat risiko penggunaan "senjata anti-penerbangan" di tengah eskalasi konflik.

Maskapai nasional Jerman, Lufthansa, mengumumkan hanya akan melayani penerbangan siang hari dari dan menuju Tel Aviv serta Amman sebagai langkah pencegahan.
 

Qatar


Qatar juga menegaskan komitmennya menjaga stabilitas nasional, terutama sebagai negara tuan rumah pangkalan militer AS. Pemerintah Qatar menyatakan tetap "terus menerapkan semua langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan keselamatan warga serta penduduknya." Langkah tersebut mencakup peningkatan perlindungan terhadap infrastruktur vital dan fasilitas militer.
 
Perkembangan situasi di Iran kini menjadi perhatian serius berbagai lembaga intelijen dunia, seiring meningkatnya ketegangan yang berpotensi mengguncang stabilitas keamanan di seluruh kawasan Timur Tengah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan