Layanan medis untuk jemaah Haji dilengkapi dengan teknologi tinggi. Foto: SPA
Layanan medis untuk jemaah Haji dilengkapi dengan teknologi tinggi. Foto: SPA

Teknologi Canggih Layani Jemaah Haji di Rumah Sakit

Internasional Virus Korona arab saudi haji ibadah haji covid-19 pandemi covid-19
Fajar Nugraha • 19 Juli 2021 20:02
Mina: Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah mengaktifkan teknologi medis modern di rumah sakit di tempat-tempat suci. Teknologi ini dimaksudkan untuk memfasilitasi perawatan dan layanan bagi jemaah haji di tengah wabah virus korona.
 
Unit telemedisin akan diaktifkan di rumah sakit ini, jika dokter tidak tersedia di tempat sehingga kondisi pasien dapat dipantau dari jarak jauh dan cepat.
 
Baca: Langgar Aturan Haji, 22 Orang Dihukum Denda oleh Arab Saudi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kementerian juga telah meluncurkan program pengarsipan elektronik untuk gambar sinar-X dan pertukarannya antara departemen radiologi di rumah sakit dan rumah sakit virtual kementerian untuk menyediakan layanan diagnostik yang akurat,” sebut laporan kementerian, seperti dikutip Arab News, Senin 19 Juni 2021.
 
“Ini termasuk dengan konsultan menulis laporan dan memberikan dukungan kepada ahli radiologi yang bekerja di seluruh tempat suci,” imbuhan laporan itu.
 
Sistem layanan laboratorium di rumah sakit akan mengatur dan mengelola dokumen secara elektronik, mentransfer datanya, dan mengindeksnya dalam sistem komputer khusus untuk memudahkan pencarian dan pengambilan.
 
Kementerian juga menyiarkan pesan kesadaran kepada jemaah melalui situs webnya, outlet media, dan di akomodasi jemaah di tempat-tempat suci.
 
Pesan-pesan tersebut menampilkan informasi tentang langkah-langkah pencegahan dan pencegahan yang dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 selama musim haji ini.
 
Langkah-langkah ini termasuk mengenakan masker wajah, mematuhi jarak sosial, memastikan kebersihan. Selain juga memberikan saran medis kepada penderita diabetes, asma dan penyakit kronis lainnya, serta menawarkan layanan yang membantu jemaah haji untuk melakukan ritual haji mereka.
 
Hanya 60 ribu jamaah haji yang diizinkan untuk melakukan ibadah haji tahun ini, itupun mereka warga dan pemukim asing yang ada di dalam wilayah Arab Saudi.
 
Untuk mengurangi interaksi manusia dan memastikan jarak fisik, robot-robot digunakan untuk menyemprotkan disinfektan di dalam dan halaman Masjidil Haram. Robot itu juga untuk membagikan botol-botol air zamzam yang dipompa dari sumur suci di Makkah.
 
Kamera termal di pintu masuk Masjidil Haram memantau suhu pengunjung. Sekitar 3.000 mobil listrik disiapkan bagi para jemaah, yang mengenakan gelang pengenal elektronik yang terhubung dengan GPS.
 
Sekitar 500 relawan kesehatan disiapkan untuk memberikan bantuan medis. Sebanyak 62 layar juga dipasang untuk menyiarkan pesan-pesan pencegahan pandemi covid-19 dalam berbagai bahasa.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif