Khamenei menegaskan, setiap agresi militer yang diarahkan ke Teheran tentunya berpotensi memicu perang berskala regional.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah langkah Presiden AS Donald Trump yang terus memperkuat kehadiran militer di kawasan. Dalam pidato di hadapan pendukungnya di pusat Kota Teheran, Minggu (1/2), Khamenei menekankan pentingnya AS memahami konsekuensi dari setiap tindakan provokatif.
"Mereka harus tahu bahwa jika mereka memulai perang kali ini, itu akan menjadi perang regional," ujar Khamenei dalam pidato di hadapan pendukungnya di pusat Kota Teheran, Minggu, 1 Februari 2026.
| Baca juga: AS Diam-diam Kerahkan Armada Perang ke Timur Tengah |
Tudingan upaya kudeta
Selain menyoroti ancaman eksternal, Khamenei juga menyinggung gelombang protes antipemerintah yang baru-baru ini terjadi di Iran. Ia menyamakan kerusuhan yang menelan korban jiwa tersebut dengan upaya kudeta yang gagal.
Khamenei menuding para demonstran menargetkan pusat-pusat vital negara, mulai dari kantor polisi, fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), bank, hingga masjid. Ia menyebut aksi tersebut sebagai bentuk 'sedisi' atau pemberontakan, istilah yang juga digunakan untuk melabeli Gerakan Hijau pada 2009.
"Tujuan mereka adalah menghancurkan pusat-pusat efektif yang menjalankan negara. Tentu saja, kudeta tersebut telah dipadamkan," tambah Khamenei, yang telah berkuasa selama 37 tahun. Ia juga menuding AS berupaya 'melahap' sumber daya minyak dan gas alam Iran.
Respons Donald Trump
Menanggapi pernyataan Teheran, Presiden AS Donald Trump merespons dengan nada santai. Kepada wartawan, Trump menyebut pernyataan Khamenei sebagai hal yang sudah dapat diperkirakan.
Meski demikian, Trump menyatakan masih membuka peluang dialog untuk mencapai kesepakatan baru dengan Iran demi meredakan ketegangan di kawasan.
"Tentu saja dia akan mengatakan hal seperti itu. Harapannya, kita bisa mencapai kesepakatan. Jika tidak, barulah kita akan tahu apakah dia (Khamenei) benar atau tidak," ujar Trump.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News