Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan lakukan kunjungan ke Arab Saudi untuk pertama kalinya sejak 2018./AFP
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan lakukan kunjungan ke Arab Saudi untuk pertama kalinya sejak 2018./AFP

Pertama Kali Sejak Pembunuhan Khashoggi, Erdogan Tiba di Arab Saudi

Internasional arab saudi turki Jamal Khashoggi Recep Tayyip Erdogan
Marcheilla Ariesta • 29 April 2022 08:39
Riyadh: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tiba di Arab Saudi pada Kamis, 28 April. Ini kunjungan pertama setelah kedua negara berselisih sejak pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018.
 
Perjalanan itu dilakukan ketika Turki, menghadapi krisis ekonomi yang dipicu oleh jatuhnya mata uangnya dan melonjaknya inflasi. Erdogan mencoba menggalang dukungan keuangan dari negara-negara Teluk yang kaya energi.
 
Pesawat Erdogan mendarat di kota kedua terbesar Arab Saudi, Jeddah. Diharapkan kunjungan ini mencakup pertemuan dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelum lepas landas dari Istanbul, Erdogan mengatakan dia berharap meluncurkan 'era baru' dalam hubungan bilateral dengan Arab Saudi.
 
"Kami percaya meningkatkan kerja sama di berbagai bidang termasuk pertahanan dan keuangan adalah kepentingan bersama kami," ucap Erdogan dilansir dari AFP, Jumat, 29 April 2022.
 
Baca juga: Perbaiki Hubungan, Erdogan Lakukan Kunjungan ke Arab Saudi
 
Agen Saudi dilaporkan membunuh dan memutilasi Khashoggi. Dia selama ini dikenal sebagai orang dalam Arab Saudi yang menjadi kritikus untuk kolom The Washington Post. Pembunuhan kabarnya dilakukan pada Oktober 2018 di konsulat Arab Saudi di Istanbul.
 
Jenazahnya tidak pernah ditemukan sejak kejadian itu.
 
Tindakan mengerikan itu berisiko mengisolasi Arab Saudi, dan terutama Pangeran Salman, sambil meningkatkan persaingan regional Riyadh dengan Ankara.
 
Turki membuat marah Saudi dengan melanjutkan penyelidikan atas pembunuhan itu, yang menurut Erdogan diperintahkan pada 'tingkat tertinggi' pemerintah Saudi.
 
Arab Saudi menanggapi dengan secara tidak resmi menekan ekonomi Turki melalui boikot impor utama Turki.
 
Namun, perdagangan antara keduanya secara bertahap membaik. Hingga akhirnya pada Januari Erdogan mengatakan dia merencanakan kunjungan ke Riyadh.
 
Awal bulan ini, pengadilan Istanbul menghentikan persidangan in absentia dari 26 tersangka Saudi yang terkait dengan kematian Khashoggi, mentransfer kasus tersebut ke Arab Saudi.
 
Keputusan Turki itu membuat marah para pegiat hak asasi manusia dan janda Khashoggi, Hatice Cengiz, yang bersumpah akan mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif