Kebakaran melanda salah satu tangki bahan bakar di kompleks Zahrani, Lebanon, 11 Oktober 2021. (Mahmoud ZAYYAT / AFP)
Kebakaran melanda salah satu tangki bahan bakar di kompleks Zahrani, Lebanon, 11 Oktober 2021. (Mahmoud ZAYYAT / AFP)

Tangki Penyimpanan Bahan Bakar Utama di Lebanon Terbakar

Internasional kebakaran Listrik Padam Lebanon
Marcheilla Ariesta • 11 Oktober 2021 15:57
Beirut: Sebuah tangki penyimpanan bahan bakar utama di Lebanon selatan pada Senin, 11 Oktober 2021, terbakar hebat. Kebakaran ini menambah kekhawatiran warga Lebanon mengenai pasokan bahan bakar.
 
"Kebakaran besar terjadi di salah satu tangki yang ada di kompleks Zahrani," kata Kantor Berita Nasional, dikutip oleh AFP.
 
"Penyebabnya hingga saat ini belum diketahui," lanjut mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Belum ada laporan mengenai korban tewas maupun luka di fasilitas tersebut. Sementara itu, seorang fotografer AFP melihat api besar di atas tangki yang terbakar, dengan gumpalan asap hitam mengepul ke udara.
 
Tentara Lebanon menutup akses jalan menuju lokasi kejadian, termasuk jalan raya utama yang menghubungkan Beirut ke wilayah selatan negara itu. Petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk memastikan api tidak merembet ke tangki lain.
 
Seorang pekerja di perkebunan dekat gudang bahan bakar mendengar ledakan keras sesaat sebelum kebakaran terjadi. Kompleks Zahrani mencakup pembangkit listrik yang memasok 15 persen kebutuhan bahan bakar di Lebanon.
 
Saat ini Lebanon sedang berjuang menghadapi salah satu krisis ekonomi terburuk di planet Bumi sejak era 1850-an. Lebanon juga terus berusaha mengimpor bahan bakar minyak yang cukup untuk menjalankan pembangkit listrik mereka.
 
Baca:  Gelap Gulita, Lebanon Dilanda Pemadaman Listrik Berskala Masif
 
Dalam beberapa bulan terakhir, warga Lebanon hanya menerima aliran listrik rata-rata satu atau dua jam per hari. Kebakaran terbaru ini terjadi setelah jaringan kelistrikan di Lebanon padam total pada Sabtu lalu.
 
Pemadaman listrik terjadi usai dua pembangkit utama, termasuk yang ada di Zahrani, kehabisan bahan bakar. Aliran listrik kembali menyala usai militer memasok bahan bakar, namun pasokannya relatif terbatas.
 
Sebagian warga Lebanon tetap bisa beraktivitas walau pemadaman listrik tengah berlangsung. Mereka adalah kelompok yang menggunakan generator pribadi untuk menghasilkan listrik.

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif