Warga di kota-kota Arab yang ada di Israel protes serangan udara ke Gaza. Foto: AFP.
Warga di kota-kota Arab yang ada di Israel protes serangan udara ke Gaza. Foto: AFP.

Protes Serangan ke Palestina, 1.550 Warga Arab-Israel Ditangkap

Marcheilla Ariesta • 24 Mei 2021 20:51
Gaza: Polisi Israel menangkap 1.550 orang Arab-Israel dalam dua pekan terakhir. Penangkapan dilakukan di tengah ketegangan atas serangan Israel di Jalur Gaza
 
"Kampanye tersebut merupakan kelanjutan langsung dari aktivitas polisi dalam dua pekan terakhir dan lebih dari 1.550 tersangka telah ditangkap. Sementara itu, 150 dakwaan sudah diajukan," kata kepolisian Israel dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Anadolu Agency, Senin, 24 Mei 2021.
 
Kota-kota Arab di Israel telah menyaksikan protes terhadap serangan Israel di Gaza dan Yerusalem Timur. Polisi mengatakan secara intensif akan terus menangkap mereka yang dicurigai terlibat dalam 'kerusuhan'. 

"Kami akan membawa mereka ke pengadilan," imbuh kepolisian Israel.
 
Ketegangan meningkat di seluruh wilayah Palestina sejak bulan lalu atas putusan pengadilan Israel untuk mengusir keluarga Palestina dari rumah mereka di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem. Pengusiran dilakukan untuk mendukung kelompok pemukiman. 
 
Baca juga: AS Tegaskan Solusi Dua Negara Satu-satunya Jalan Bagi Palestina-Israel
 
Situasi memanas setelah pasukan Israel menggerebek Masjid Al-Aqsa dan menyerang jamaah di dalamnya. Ketegangan menyebar ke Jalur Gaza, dengan Israel melancarkan serangan udara yang menewaskan sedikitnya 248 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, serta melukai lebih dari 1.900 lainnya. 
 
Otoritas kesehatan di Tepi Barat mengonfirmasi bahwa 31 orang juga tewas di wilayah pendudukan, dengan total 279 di seluruh wilayah Palestina.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan