Demonstran Sudan membawa salah satu rekan mereka yang terluka di Khartoum, 2 Januari 2022. (AFP)
Demonstran Sudan membawa salah satu rekan mereka yang terluka di Khartoum, 2 Januari 2022. (AFP)

Pasukan Keamanan Sudan Bunuh Dua Demonstran Anti-Kudeta

Willy Haryono • 03 Januari 2022 06:31
Omdurman: Pasukan keamanan Sudan membunuh dua demonstran anti-kudeta dalam bentrokan di Omdurman, kota kembar dari ibu kota Khartoum, pada Minggu, 2 Desember 2022. Bentrokan terjadi saat ribuan pengunjuk rasa beraksi menentang pengaruh militer di Sudan.
 
Komite Dokter Sudan mengatakan bahwa salah satu pedemo tewas ditembak di bagian dada. Sementara korban tewas kedua mengalami "luka parah di bagian kepala."
 
Dikutip dari Al Arabiya, tambahan dua demonstran ini menjadikan total kematian dalam unjuk rasa sejak terjadinya kudeta militer di Sudan pada Oktober lalu mencapai 56 orang. Bentrokan juga telah melukai ratusan orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sudan dilanda krisis politik dan keamanan sejak pemimpin militer Jenderal Abdel Fattah al-Burhan meluncurkan kudeta dan menahan Perdana Menteri Abdalla Hamdok serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.
 
Abdalla Hamdok dibebaskan dan kembali menjadi PM Sudan pada 21 November usai menyepakati perjanjian dengan Burhan. Meski demikian, aksi unjuk rasa di Khartoum dan kota-kota lainnya di Sudan tidak berhenti.
 
Para pengunjuk rasa menginginkan pemerintahan sipil penuh di Sudan tanpa adanya elemen militter. Mereka mengaku tidak percaya dengan janji Burhan yang bertekad menjadikan Sudan negara dengan status demokrasi penuh.
 
Menurut para demonstran, perjanjian antara Hamdok dan militer hanyalah "upaya melegitimasi kudeta."
 
Baca:  Ribuan Warga Sudan Desak Pemerintahan Sipil Tanpa Elemen Militer
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif