Warga Palestina melakukan protes menentang Israel di Tepi Barat. Foto: AFP
Warga Palestina melakukan protes menentang Israel di Tepi Barat. Foto: AFP

Populer Internasional: Israel Mulai Serangan di Palestina hingga Pilpres Prancis Masuk ke Putaran Dua

Fajar Nugraha • 11 April 2022 13:10
Tepi Barat: Pasukan Israel melakukan serangan baru pada Minggu 10 April di distrik Jenin di Tepi Barat, Palestina. Serangan diarahkan ke rumah orang-orang bersenjata yang melancarkan dua serangan mematikan baru-baru ini, sementara dua warga Palestina tewas di tempat lain di wilayah pendudukan.
 
Serangan baru Israel itu menjadi berita terpopuler Internasional Medcom yang diikuti dengan kabar mengenai Vladimir Putin tunjuk komandan baru untuk Invasi di Ukraina.
 
Kemudian diikuti dengan kabar mengenai Emmanuel Macron yang menghadapi Marine Le Pen di putaran dua Pilpres Prancis. Berikut selengkapnya mengenai berita terpopuler Internasional Medcom:

1. Israel Mulai Serangan saat Dua Wanita Palestina Tewas di Tepi Barat

Pasukan Israel melakukan serangan baru pada Minggu 10 April di distrik Jenin di Tepi Barat, Palestina. Serangan diarahkan ke rumah orang-orang bersenjata yang melancarkan dua serangan mematikan baru-baru ini, sementara dua warga Palestina tewas di tempat lain di wilayah pendudukan.
 
Kementerian Kesehatan Palestina, ketika Israel menyatakan tiga korban penembakan baru-baru ini, pertempuran senjata mengguncang daerah Jenin untuk hari kedua. Sedikitnya 10 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan tentara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Negara Israel telah melakukan ofensif," kata Perdana Menteri Naftali Bennett setelah rapat kabinet, seperti dikutip AFP, Senin 11 April 2022.
 
Pasukan Israel menahan 20 warga Palestina di dalam dan sekitar Jenin, benteng kelompok pejuang Palestina, kata sumber militer.
 
Apa dasar dari serangan yang dilakukan Israel? Selanjutnya di sini.

2. Vladimir Putin Tunjuk Komandan Baru untuk Invasi di Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menunjuk seorang jenderal baru untuk mengarahkan perang di Ukraina. Langkah itu dilakukan ketika militernya mengubah rencana setelah gagal merebut Kiev.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif