Arab Saudi sempat melarang kegiatan ibadah Haji dan Umrah di tengah pandemi covid-19. (AFP/Getty)
Arab Saudi sempat melarang kegiatan ibadah Haji dan Umrah di tengah pandemi covid-19. (AFP/Getty)

Arab Saudi Kembali Izinkan Umrah, Berikut Aturan-Aturannya

Internasional ibadah umrah Virus Korona arab saudi
Marcheilla Ariesta • 29 September 2020 16:26
Riyadh: Arab Saudi akan segera membuka kembali ibadah Umrah. Rencananya, ibadah umrah akan kembali dibuka pada 4 Oktober mendatang.
 
Otoritas Kerajaan Arab Saudi mengumumkan beberapa peraturan bagi mereka yang hendak menunaikan ibadah Umrah di tengah pandemi virus korona (covid-19).
 
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Mohammed Saleh Benten, menuturkan bahwa pendaftaran Umrah dilakukan secara digital. Para calon jemaah bisa mengunduh aplikasi yang telah dibuat Kementerian: Eatmarna.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aplikasi tersebut dibuat untuk menegakkan standar kesehatan di tengah pandemi covid-19, sehingga memberikan rasa aman bagi para jemaah untuk beribadah.
 
Para calon jemaah juga harus sudah terdaftar di aplikasi Tawakkalna milik Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Menurut laporan Arab News, Selasa, 29 September 2020, aplikasi tersebut berfungsi untuk memeriksa status kesehatan dan kelayakan jemaah yang hendak melakukan Umrah.
 
Saleh menambahkan, pembukaan kembali Umrah akan berlangsung dalam tiga tahap. Masing-masing tahapnya melibatkan kuota tertentu, sama seperti pelaksanaan ibadah haji Agustus lalu.
 
Tahap pertama, kata Saleh, kemungkinan melibatkan sekitar jemaah Umrah per hari. Mereka akan dibagi dalam 12 kelompok selama 24 jam.
 
Para jemaah wajib menjaga jarak fisik dan mematuhi protokol kesehatan lainnya. Ada patokan usia mengenai jemaah mana saja yang boleh dan tidak boleh mengikuti ibadah tertentu.
 
"Kami juga menetapkan kelompok usia 18-65 tahun. Bagi yang tidak mampu berjalan akan disediakan kursi roda agar bisa melakukan tawaf dan sa'i, namun gerakan tawaf mereka akan konstan," ujarnya.
 
Ia juga menuturkan ada jangka waktu tertentu untuk ibadah tanpa mengelaborasi lebih jauh. Sementara itu, jemaah Umrah yang datang dari luar Makkah, wajib memesan hotel dan tempat tinggal terlebih dahulu. Nantinya mereka akan diminta untuk bertemu di sebuah titik kumpul, 15 menit sebelum jadwal keberangkatan ke Masjidil Haram.
 
Anak-anak bisa mengikuti ibadah Umrah, asalkan mereka masuk dalam aplikasi Tawakkalna di bawah tanggungan pengguna.

 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif