Petugas kepolisian dan medis berada di lokasi kejadian penyerangan di Elad, Israel. Foto: AFP
Petugas kepolisian dan medis berada di lokasi kejadian penyerangan di Elad, Israel. Foto: AFP

Gunakan Kapak, Penyerang Tewaskan Tiga Orang dalam Insiden di Israel

Internasional Palestina israel palestina Israel
Fajar Nugraha • 06 Mei 2022 06:18
Elad: Setidaknya tiga orang tewas dalam apa yang polisi curigai sebagai serangan Palestina di kota Elad, Israel. Serangan terjadi pada peringatan yang dikatan sebagai hari kemerdekaan negara itu.
 
Saksi mata dan petugas tanggap darurat mengatakan para penyerang menggunakan kapak.
 
Polisi memasang penghalang jalan untuk mencoba menangkap para penyerang yang melarikan diri dari tempat kejadian, sekitar 15 km dari Tel Aviv. Di televisi, Wali Kota Elad mendesak warga untuk tinggal di dalam rumah sementara pasukan keamanan masih beroperasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para pejabat kesehatan mengatakan tiga orang tewas dan dua lainnya dirawat dengan luka tebasan yang serius.
 
“Kegembiraan Hari Kemerdekaan terputus dalam sekejap. Serangan mematikan di Elad yang mengejutkan hati dan jiwa,” Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid memposting di Twitter, seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat 6 Mei 2022.
 
"Kami tidak akan menyerah pada teror,” tegasnya.
 
Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengutuk serangan itu. Kantor berita resmi Palestina WAFA mengutip dia yang mengatakan "pembunuhan warga sipil Palestina dan Israel hanya akan memperburuk situasi."
 
Ada serentetan serangan jalanan oleh warga Arab di Israel dalam beberapa pekan terakhir.
 
Sebelum Elad, warga Palestina dan anggota minoritas Arab Israel telah membunuh 15 orang, termasuk tiga petugas polisi dan seorang penjaga keamanan, dalam serangan di Israel dan Tepi Barat yang sebagian besar menargetkan warga sipil.
 
Israel telah menanggapi dengan serangan penangkapan di kota-kota dan desa-desa Palestina yang sering memicu bentrokan dan membawa jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel sejak awal tahun menjadi setidaknya 40.
 
Korban termasuk anggota bersenjata kelompok militan, penyerang tunggal dan pengamat.
 
Sebelumnya pada Kamis, konfrontasi kembali pecah antara warga Palestina dan polisi Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem. Meskipun insiden jauh lebih terbatas daripada bentrokan yang meletus setiap minggu selama sebulan terakhir.
 
Pemukim Yahudi diizinkan masuk ke daerah itu pada Kamis setelah pintu masuk mereka ke situs itu ditangguhkan selama 10 hari terakhir bulan suci Ramadan.
 
Hamas, kelompok Palestina yang menguasai Gaza, memuji serangan Elad, tetapi tidak mengaku bertanggung jawab. Dikatakan serangan itu merupakan tanggapan atas tindakan Israel di situs suci Yerusalem.
 
Yehya Al-Sinwar, pimpinan Hamas di Gaza, mengatakan awal pekan ini: “Siapa pun yang memiliki senapan harus menyiapkannya, dan siapa pun yang tidak memiliki senapan harus menyiapkan pisau atau kapaknya.”
 
Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga umat Islam. Kompleks ini adalah situs tersuci Yudaisme dan sisa-sisa dua kuil Yahudi kuno.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif