Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh./AFP
Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh./AFP

Hamas Tegaskan Warga Palestina Harus Dapat Kembali ke Tanah Air Mereka

Marcheilla Ariesta • 10 Januari 2022 20:08
Ramallah: Pemimpin organisasi Hamas, Ismail Haniyeh mengatakan, warga Palestina harus kembali ke Tanah Air mereka, ke desa-desa di mana mereka telah diusir oleh Israel. Pernyataan disampaikan Ismail Haniyeh dalam wawancara dengan media Al Jazeera.
 
Haniyeh menggambarkan Hamas sebagai 'gerakan pembebasan nasional' berlandaskan semangat persatuan nasional dan bergantung pada konsep kemitraan, di mana semua organisasi berpartisipasi dalam permainan politik dan pertempuran.
 
"Isu pembebasan tahanan keamanan adalah isu nasional," kata Haniyeh, dilansir dari Israel National News, Senin, 10 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hamas selalu mendiskusikan cara untuk membebaskan rakyat (Palestina) dari penjara Israel," lanjutnya.
 
Baca juga: 22 Pedemo Palestina Terluka usai Diserang Pasukan Israel di Tepi Barat
 
Ia mengatakan bahwa masuknya Hamas ke dalam dunia politik dan pemilihan umum parlemen adalah "untuk memastikan pengaruh, perlindungan aktivitas pertempuran melawan Israel, dan pelestarian prinsip-prinsip nasional."
 
Selain itu, Haniyeh juga mengatakan bahwa "musuh tidak memiliki masa depan di tanah Palestina, karena Palestina akan tetap hidup di benak negara dan masyarakat Islam."
 
Hamas adalah kelompok penguasa Jalur Gaza, yang selama ini terus berperang dengan Israel. Awal Januari lalu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) meluncurkan serangan balasan setelah dua roket dari Jalur Gaza meluncur dan mendarat di lepas pantai Tel Aviv di pagi hari.
 
"Pesawat jet tempur dan helikopter menyerang sejumlah target di fasilitas produksi roket milik Hamas," tutur IDF.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif