Peringatan keras datang dari anggota Parlemen AS dari Partai Republik, Michael McCaul. Dalam program This Week yang disiarkan ABC, McCaul menegaskan bahwa langkah militer terhadap Greenland dapat membawa dampak serius bagi masa depan NATO.
McCaul mengakui Greenland memiliki nilai strategis yang penting. Namun, ia menekankan bahwa Amerika Serikat sejatinya telah memiliki perjanjian yang memungkinkan akses penuh untuk kepentingan pertahanan, sehingga tidak ada urgensi untuk melakukan invasi militer.
"Faktanya, presiden memiliki akses militer penuh ke Greenland untuk melindungi kita dari ancaman apa pun. Jika dia ingin membeli Greenland, itu lain cerita. Namun, jika dia melakukan invasi militer, itu akan membalikkan Pasal 5 NATO. Intinya memicu perang dengan NATO itu sendiri. Itu akan berakhir dengan menghapus NATO seperti yang kita kenal," ujar McCaul.
| Baca juga: Boikot Piala Dunia 2026, Cara Jitu Beri Efek Jera Donald Trump |
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kehadiran militer masih dapat dilakukan tanpa harus menyerang wilayah tersebut. "Jika kita ingin menempatkan lebih banyak militer di sana, kita bisa; kita tidak perlu menginvasinya. Jika dia ingin membelinya, itu tidak masalah. Tetapi saya tidak melihat penjual yang bersedia saat ini," ujarnya.
Pandangan senada disampaikan Senator Partai Demokrat Chris Van Hollen yang turut menjadi narasumber dalam program yang sama. Van Hollen menilai Presiden Trump tidak jujur ketika mengaitkan rencana penguasaan Greenland dengan alasan keamanan nasional.
"Denmark dan Greenland sama-sama mengatakan kepada Amerika Serikat, anda dapat mengambil tindakan apa pun yang Anda perlukan untuk melindungi keamanan Amerika Serikat dan, tentu saja, aliansi NATO," kata Van Hollen.
Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat sudah memiliki kehadiran militer di kawasan tersebut. Menurut Van Hollen, wacana penguasaan Greenland tidak didorong oleh kepentingan pertahanan maupun keamanan, melainkan soal perebutan sumber daya.
"Donald Trump ingin menguasai mineral dan sumber daya lain di Greenland, sama seperti alasan sebenarnya dia masuk ke Venezuela tidak ada hubungannya dengan menghentikan masuknya narkoba," terangnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan Kongres mencegah Trump menggunakan kekuatan militer untuk mengambil alih Greenland, Van Hollen mendorong penerapan Resolusi Kekuatan Perang (War Powers Resolution).
"Kita bisa, misalnya, memotong dana apa pun yang dapat digunakan untuk tujuan militer sehubungan dengan Greenland; kita bisa mengambil tindakan berdasarkan Resolusi Kekuatan Perang," katanya.
Namun demikian, ia juga mengkritik sikap sejumlah anggota Partai Republik. "Banyak kolega Republikan kita berbicara besar sampai tiba saatnya untuk memberikan suara," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News