Kepala NATO Jens Stoltenberg. (Foto: AFP/THIERRY CHARLIER)
Kepala NATO Jens Stoltenberg. (Foto: AFP/THIERRY CHARLIER)

NATO Tegaskan Tidak akan Ikut Campur Konflik Suriah

Internasional krisis suriah suriah membara nato
Willy Haryono • 18 Desember 2016 18:21
medcom.id, Brussels: Kepala dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg menegaskan keputusannya untuk tidak ikut campur dalam konflik di Suriah.
 
Ia menyebut intervensi NATO dalam perang sipil di Suriah hanya akan memperburuk keadaan.
 
"Apa yang terjadi saat ini di Suriah adalah bencana kemanusiaan. Terkadang merupakan hal benar untuk mengerahkan militer, seperti dalam konflik di Afghanistan," ujar Stoltenberg kepada media Bild am Sonntag, Minggu (18/12/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Namun terkadang biaya operasi militer lebih tinggi dari hasil positifnya. Melihat situasi di Suriah, rekan-rekan NATO memutuskan bahwa pengerahan kekuatan militer hanya akan membuat situasi menjadi lebih buruk," sambung dia.
 
"Keterlibatan NATO berisiko membuat konflik menjadi lebih besar, atau lebih banyak orang tak berdosa tewas. Pengerahan militer tidak selalu menjadi solusi," imbau Stoltenberg.
 
Sejumlah negara Barat dikritik karena dinilai gagal dalam menghentikan aksi kekerasan di Suriah.
 
Warga sipil dan pemberontak di Aleppo masih menanti berlanjutnya evakuasi. Dewan Keamanan PBB akan melakukan pemungutan suara untuk mengirimkan tim pengamat ke kota tersebut.
 
Prancis telah membuat kerangka resolusi terkait tim pengamat. Paris menilai perlu adanya tim pengamat agar Aleppo tidak menjadi Srebrenica, di mana ribuan pria dan anak-anak Bosnia dibantai pada 1995 saat kota itu jatuh ke tangan pasukan Bosnian Serb saat Perang Balkan.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif