Polisi Belanda di sekitar stasiun trem di Utrecht, usai penembakan 18 Maret 2019. (Foto: AFP).
Polisi Belanda di sekitar stasiun trem di Utrecht, usai penembakan 18 Maret 2019. (Foto: AFP).

Gambaran Kengerian Penembakan di Stasiun Trem Belanda

Internasional Penembakan Belanda
Arpan Rahman • 19 Maret 2019 18:23
Utrecht: Para saksi mata menggambarkan pemandangan yang mengerikan ketika para penumpang ditembak mati di sebuah trem di kota Utrecht, Belanda. Tiga orang tewas dan banyak korban lainnya terluka setelah penembakan 18 Maret 2019 pukul 10.45 waktu setempat.
 
Baca juga: Penembakan Utrecht Didasari Masalah Keluarga.
 
Polisi mengatakan sedang menyelidiki apakah terdapat ‘motif teroris’ dari serangan itu dan memeriksa apakah hanya satu atau ada beberapa pria bersenjata. Namun belakangan diketahui bahwa motif penyerangan didasari masalah keluarga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekolah diliburkan dan semua masjid di Utrecht telah dievakuasi sebagai tindakan pencegahan. Universitas Utrecht juga menutup semua bangunannya dan tidak ada yang diizinkan masuk atau keluar. Semua orang di kota itu diperintahkan untuk tinggal di dalam rumah.
 
Seorang wanita berkata kepada NRC bahwa seorang pria bangkit dan mulai menembak ‘dengan senjata besar’. Wanita itu lolos dari tembakan dengan melompat lewat jendela yang hancur.
 
"Saya berada di belakang trem. Dia menembak, tetapi sepertinya membidik orang-orang yang duduk di bangku -- semua orang menunduk," katanya.
 
"Kondektur tidak segera membuka pintu. Dua bocah di sebelah saya menendang jendela, jadi saya melarikan diri ke luar. Lebih banyak orang yang melakukannya," cetusnya, seperti disitir dari laman Mirror, Senin 18 Maret 2019.
 
Baca juga: Polisi Belanda Tangkap Pelaku Penembakan Utrecht.
 
Saksi mata lain bernama Jimmy de Koster menuturkan kepada RTV bahwa dia melihat empat pria menembak seorang wanita yang jatuh ke tanah ketika dia berteriak: "Saya tidak melakukan apa-apa".
 
Dia berkata: "Saya datang dari tempat kerja ketika itu terjadi. Saya berdiri di bawah lampu lalu lintas di alun-alun dan melihat seorang wanita, saya pikir dia berusia antara 20 dan 35."
 
"Saat itu saya mendengar dor dor dor tiga kali, empat pria berjalan sangat cepat ke arah wanita itu dan mereka mencoba menyeretnya pergi dan kemudian saya mendengar lagi dor dor dor dan orang-orang itu melepaskan wanita itu lagi," bubuhnya.
 
Dia katakan para lelaki itu kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian ke arah yang berbeda.
 
Polisi memburu mereka yang bertanggung jawab dan mengatakan mereka sedang mencari jejak mobil Renault Clio merah. Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengadakan pembicaraan krisis dengan pemerintah setelah penembakan itu dan mengatakan "sangat khawatir".
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif