Polisi Belanda masih berjaga di lokasi penembakan. (Foto: AFP)
Polisi Belanda masih berjaga di lokasi penembakan. (Foto: AFP)

Penembakan Utrecht Didasari Masalah Keluarga

Internasional Penembakan Belanda
Sonya Michaella • 19 Maret 2019 15:13
Utrecht: Gokmen Tanis, tersangka penembakan di sebuah trem di Utrecht, Belanda, melakukan aksi tersebut didasari oleh masalah keluarga. Namun, polisi belum secara resmi mengungkapkan motif tersebut.
 
"Pelaku melakukan aksinya dimotivasi atas masalah keluarga. Pelaku juga cukup dikenal oleh kepolisian Belanda," kata seorang jaksa penuntut di Belanda, dikutip dari laman BBC, Selasa 19 Maret 2019.
 
Menurut sejumlah media Turki, pria berusia 37 tahun tersebut lahir di Yozgat, Turki tengah. Kepolisian Belanda menyebut Tanis memiliki kewarganegaraan ganda, yakni Belanda-Turki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Disebutkan pula bahwa Tanis pernah tinggal di Chechnya dan sempat ditangkap karena dicurigai memiliki hubungan dengan kelompok militan Islamic State (ISIS). Penangkapan ini dilakukan beberapa tahun lalu.
 
Baca:Pelaku Penembakan Utrecht Warga Turki, Erdogan Siapkan Penyelidikan
 
Namun, kepolisian Belanda belum mengonfirmasi adanya keterlibatan Tanis dengan kelompok teroris tersebut.
 
Tanis kini telah ditangkap dan ditahan usai melancarkan serangan penembakan di trem yang menewaskan tiga orang. Sembilan orang dilaporkan terluka, tiga di antaranya cukup serius.
 
Kepolisian Belanda kini meningkatkan status waspada teror di Belanda setelah tersangkat utama ditangkap. Perdana Menteri Mark Rutte pun segera menggelar konferensi pers.
 
"Ada banyak pertanyaan dan rumor. Apa motifnya, kita belum tahu. Tapi Belanda tidak memberikan ruang untuk terorisme," kata Rutte.
 
Bendera Belanda di kantor perdana menteri pun dikibarkan setengah tiang usai insiden ini terjadi.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif