PM Yunani Alexis Tsipras dalam acara kampanye menjelang pemilu sela 2019. (Foto: AFP)
PM Yunani Alexis Tsipras dalam acara kampanye menjelang pemilu sela 2019. (Foto: AFP)

Warga Yunani Ikuti Pemilu Keenam Sejak Krisis 2008

Internasional politik yunani yunani
Arpan Rahman • 07 Juli 2019 14:06
Athena: Warga Yunani beramai-ramai pergi ke tempat pemungutan suara untuk memilih para wakil mereka di parlemen, Minggu 7 Juli 2019. Dalam pemilu kali ini, kubu oposisi berhaluan sayap kanan diyakini akan memberikan perlawanan kuat terhadap pemerintahan sayap kiri.
 
Partai Demokrasi Baru milik Kyriakos Mitsotakis berharap dapat mengakhiri kekuasaan Perdana Menteri Alexis Tsipras dari Partai Syriza, yang telah berkuasa di Yunani sejak lebih dari empat tahun terakhir.
 
PM Tsipras telah menyerukan pemilu sela setelah partainya mengalami kekalahan elektoral di level Uni Eropa pada Mei lalu. Dalam pemilu Eropa, Partai Demokrasi Baru meraih 33,11 persen suara, mengalahkan Syriza yang hanya meraup 23,78 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari situs BBC, pemilu sela Yunani dimulai pukul 07.00 waktu setempat. Ini merupakan pemilu keenam Yunani sejak krisis finansial global 2008.
 
Krisis global telah memicu rentetan dana talangan bagi Yunani, yang perekonomiannya merosot 28 persen antara 2008 dan 2016. Meningkatnya jumlah pengangguran saat krisis juga telah membuat banyak warga Yunani jatuh miskin.
 
Yunani telah menyelesaikan program dana talangannya pada Agustus tahun lalu. Perekonomian negara itu pun perlahan bangkit.
 
Baca:Usai Krisis, Pemuda Yunani Terbelah Soal Uni Eropa
 
Apa Tawaran Kubu Oposisi?
 
Mitsotakis menjanjikan pajak yang lebih rendah, privatisasi layanan publik yang lebih besar dan mengupayakan agar lebih banyak dana dari para kreditur diinvestasikan ulang ke Yunani.
 
Sementara PM Tsipras, yang berkuasa pada 2015, menjanjikan lebih banyak investasi dan meningkatkan uang pensiun. Seperti Mitsotakis, PM Tsipras juga harus bernegosiasi ulang dengan para kreditur karena Yunani masih berada di bawah pengawasan zona euro.
 
Masing-masing partai dalam pemilu sela ini membutuhkan sedikitnya tiga persen suara agar bisa masuk ke parlemen. Partai pemenang akan mendapatkan bonus 50 kursi.
 
Untuk meraih mayoritas di parlemen, suatu partai membutuhkan 151 dari total 300 kursi. Persentase tertinggi dari kelompok usia 18 hingga 24 tahun (30,5 persen) dalam pemilu sela di Yunani kali ini mendukung Partai Demokrasi Baru.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif