Pasukan pro rezim Suriah bergerak ke arah kota Douma, Ghouta Timur. (Foto: AFP)
Pasukan pro rezim Suriah bergerak ke arah kota Douma, Ghouta Timur. (Foto: AFP)

Rusia Bantah Suriah Gunakan Senjata Kimia di Douma

Internasional krisis suriah suriah membara konflik suriah
Willy Haryono • 08 April 2018 17:50
Moskow: Rusia membantah tuduhan bahwa pasukan Suriah menggunakan senjata kimia di Douma, Ghouta Timur, Minggu 8 April 2018. Bantahan dilayangkan usai munculnya sejumlah laporan mengenai puluhan warga sipil yang tewas akibat gas beracun di Douma pada Sabtu.
 
Bantahan juga dilayangkan usai Amerika Serikat (AS) menilai Rusia bertanggung jawab penuh atas segala jenis serangan di Ghouta Timur.
 
"Kami dengan tegas membantah informasi ini,"ujar Mayor Jenderal Yuri Yevtushenko, Kepala Pusat Rekonsiliasi Kubu Bertikai di Suriah, kepada sejumlah awak media.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah Douma terbebas dari militan, kami siap mengirim tim pakar radiasi dan pertahanan serangan kimia serta biologi untuk mengumpulkan data yang akan mengonfirmasi bahwa tuduhan ini hanyalah rekayasa," tambah dia, seperti dikutip AFP.
 
Sedikitnya 80 orang dilaporkan tewas di Douma sejak Jumat kemarin, menurut data yang disampaikan grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR). Dari 80 korban tersebut, 40 di antaranya dilaporkan meninggal dunia akibat gas beracun.
 
Baca:Serangan Kimia di Douma Suriah Tewaskan 40 Orang
 
Organisasi relawan White Helmets juga menuduh pasukan Suriah menggunakan "gas klorin" dalam serangan di Douma. Video yang diunggah White Helmets di Suriah, meski belum dapat diverifikasi, menunjukkan adanya sejumlah warga sipil yang mengeluarkan busa dari mulut -- salah satu tanda keracunan gas beracun.
 
Sebelumnya, AS mengecam keras dugaan serangan kimia di Douma. Jika serangan itu terbukti, Washington menilai Moskow juga harus bertanggung jawab karena selama ini "mendukung penuh" rezim Suriah di bawah Presiden Bashar al-Assad.
 

 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif