Sumber kepolisian mengatakan, bom rakitan tersebut ditemukan di dalam tas dan belum ada tanda-tanda akan diledakkan dalam waktu dekat.
Dilansir Independent, Sabtu 8 April 2017, regu penjinak bom bergegas menuju ke truk tersebut dan kepolisian lebih memperketat pengamanan lagi di pusat kota.
Akibat insiden penabrakan ini, empat orang tewas dan 15 lainnya terluka. Bahkan, sembilan diantaranya kritis.
Untuk saat ini, polisi Swedia telah menangkap seorang pria asal Uzbekistan yang mengklaim telah melakukan serangan ini. Namun, polisi memang belum mengidentifikasinya secara resmi.
Di akun Facebooknya, ditemukan ia sempat mengunggah sejumlah status yang menyatakan dukungan untuk kelompok militan Islamic State (ISIS).
Pria ini diketahui mengendarai truk, yang ternyata bukan miliknya ke arah para pejalan kaki. Truk itu sedianya digunakan untuk mengirim bir ke restoran terdekat.
Hingga sekarang, memang belum ada yang mengaku bertanggung jawab, apakah itu dari ISIS maupun Al Qaeda yang beberapa tahun terakhir kerap melancarkan serangan ke negara-negara Eropa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News