Perdana Menteri Inggris Theresa May kembali menghadapi penolakan terkait Brexit. (Foto: AFP).
Perdana Menteri Inggris Theresa May kembali menghadapi penolakan terkait Brexit. (Foto: AFP).

Tamparan Baru untuk PM Inggris Terkait Brexit

Internasional politik inggris brexit
Fajar Nugraha • 15 Februari 2019 08:06
London: Menjelang 43 hari Inggris akan resmi berpisah dari Uni Eropa (Uni Eropa) atau Brexit, Perdana Menteri Inggris Theresa May kembali menderita kekalahan di Parlemen terkait kesepakatan Brexit dengan UE.
 
Baca juga: Parlemen Inggris Tolak Kesepakatan Brexit.
 
Parlemen Inggris atau House of Commons memberikan suara 303 menolak mosi pemerintah yang dimaksudkan untuk menyatakan dukungan anggota parlemen atas negosiasi Brexit yang dilakukan Pemerintahan PM May dengan UE. PM May sudah melanjutkan upaya 11 jam untuk menegosiasikan kembali kesepakatan Brexit itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kelompok garis keras Eurosceptics dalam Partai Konservatif Inggris memilih abstain pada mosi tidak mengikatitu. Mereka yakini meningkatkan kemungkinan bisa menghindari peluang tidak ada kesepakatan atas Brexit.
 
Pemimpin oposisi Jeremy Corbyn mengatakan kekalahan itu ”menunjukkan tidak ada mayoritas dukungan atas tindakan PM dalam berurusan dengan Brexit."
 
"Dia tidak bisa terus berlari sepanjang waktu dan berharap sesuatu akan muncul yang akan menyelamatkan hari dan menyelamatkan wajahnya," kata Corbyn tentang May, seperti dikutip AFP, Jumat, 15 Februari 2019.
 
Juru Bicara Downing Street (kantor PM Inggris) menyalahkan kemunduran ini kepada "kekhawatiran dari beberapa rekan Konservatif tentang mengambil sikap ‘tidak ada kesepakatan' pada isu Brexit“. Dia menambahkan bahwa pemerintah akan terus mencari perubahan pada perjanjian Brexit dari PM May yang dibahwa dengan Uni Eropa.
 
Adapun kesepakatan itu gagal untuk diterima oleh anggota Parlemen Inggris. Negeri Ratu Elizabeth pun harus memastikan Inggris keluar dari Uni Eropa tepat dengan waktu yang ditentukan yakni, pada 29 Maret.
 
Baca juga: Tiga Skenario Bagi PM Inggris Usai Penolakan Brexit.
 
Pemimpin Brexiteer Liam Fox sebelumnya memperingatkan rekan-rekannya bahwa kekalahan akan menimbulkan keraguan tentang apakah kesepakatan yang dinegosiasikan ulang bisa melalui parlemen. Hal ini bisa membuat Uni Eropa lebih kecil kemungkinannya untuk mengajukan penawaran.
 
"Mitra Eropa kami akan menonton debat ini dan mendengarkan semua untuk mendapat kesan bahwa parlemen akan memberikan konsesi-konsesi,” tutur Fox kepada BBC Radio 4.
 
"Ada bahaya bahwa kita mengirim sinyal yang salah,” pungkasnya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif