Ilustrasi maskapai penerbangan. Foto: Freepik
Ilustrasi maskapai penerbangan. Foto: Freepik

Harga Avtur Naik, Lufthansa Coret 20 Ribu Penerbangan Musim Panas

Annisa ayu artanti • 24 April 2026 13:22
Ringkasnya gini..
  • Lufthansa memangkas 20.000 penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet.
  • Konflik Timur Tengah ganggu pasokan energi dan dorong kenaikan biaya maskapai.
  • Penumpang bisa terdampak pembatalan dan kenaikan harga tiket pesawat.
Jakarta: Maskapai asal Jerman, Lufthansa, mengambil langkah besar dengan memangkas sekitar 20.000 penerbangan jarak pendek di Eropa selama musim panas. 
 
Melansir BBC, Jumat, 24 April 2026, kebijakan ini diambil seiring lonjakan harga bahan bakar yang membuat sejumlah rute dinilai tidak lagi menguntungkan.
 
Kenaikan harga bahan bakar jet terjadi sejak memanasnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang berdampak pada produksi serta distribusi energi di kawasan Timur Tengah.

Harga bahan bakar jadi tekanan utama

Harga bahan bakar jet disebut telah berlipat ganda sejak konflik tersebut berlangsung. Kondisi ini memberikan tekanan besar bagi industri penerbangan, terutama maskapai yang mengandalkan rute jarak pendek di Eropa.
 
Baca juga: Harga Bahan Bakar Melonjak, Korean Air Aktifkan Mode Darurat 

Sejumlah maskapai lain seperti Air France-KLM dan Delta Air Lines juga mengambil langkah serupa, mulai dari memangkas penerbangan hingga menaikkan harga tiket untuk menutup biaya operasional.

Analis pun memperingatkan bahwa tren ini bisa berlanjut, dengan potensi kenaikan harga tiket serta pembatalan penerbangan tambahan.

Dampak konflik Timur Tengah

Teluk merupakan sumber utama bahan bakar penerbangan, menyumbang sekitar 50 persen impor Eropa. Sebagian besar bahan bakar tersebut masuk melalui Selat Hormuz, yang secara efektif telah ditutup Iran sebagai tanggapan terhadap serangan AS dan Israel.
 
Lufthansa mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan menghemat sekitar 40.000 metrik ton bahan bakar jet melalui pengurangan penerbangan.
 
Mereka mengatakan ini berarti mereka akan menghentikan sementara penerbangan ke dan dari Heringsdorf, Cork, Gdańsk, Ljubljana, Rijeka, Sibiu, Stuttgart, Trondheim, Tivat, dan Wrocław.
 
Perusahaan akan mengembalikan uang penumpang yang terkena dampak atau memesankan penerbangan alternatif dengan salah satu maskapai penerbangan lainnya seperti SWISS, Austrian Airlines, Brussels Airlines, dan ITA Airways.
 
Beberapa pengurangan penerbangan dapat menjadi permanen. Lufthansa mengatakan sedang meninjau seluruh jadwal penerbangan Eropa dan akan merilis detail lebih lanjut pada akhir April.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan