Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) bersama Menteri Lingkungan Hidup Francois de Rugy di Paris, 10 Desember 2018. (Foto: AFP/YOAN VALAT)
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) bersama Menteri Lingkungan Hidup Francois de Rugy di Paris, 10 Desember 2018. (Foto: AFP/YOAN VALAT)

Skandal Lobster, Menteri Senior Prancis Mengundurkan Diri

Internasional prancis politik prancis
Willy Haryono • 17 Juli 2019 10:53
Paris: Seorang menteri senior dan juga sahabat dekat Presiden Prancis Emmanuel Macron mengundurkan diri setelah muncul laporan dirinya telah menggunakan uang negara untuk menggelar makan malam mewah dengan menu lobster.
 
Francois de Rugy, yang ditunjuk sebagai Menteri Lingkungan Hidup Prancis pada September 2018, mengumumkan keputusannya satu pekan usai skandal tersebut muncul di situs Mediapart.
 
"Serangan dan pemberitaan media yang juga ditujukan kepada keluarga membuat saya harus mengambil langkah ini," kata de Rugy, dikutip dari laman AFP, Selasa 16 Juli 2019. Ia juga menduduki posisi Menteri Negara di bawah Perdana Menteri Edouard Philippe.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri Transportasi Prancis Elisabeth Borne ditunjuk sebagai pengganti de Rugy pada Selasa malam. Namun, Istana Elysee menyebut Borne tidak akan menduduki jabatan Menteri Neagara.
 
De Rugy berada di bawah tekanan publik usai Mediapart merilis rangkaian foto dirinya dan sang istri yang sedang menikmati makan malam mewah dan jamuan lainnya di momen Hari Valentine. Peristiwa itu disebut terjadi saat de Rugy menjabat ketua parlemen pada 2017 dan 2018.
 
Mediapart menuduh de Rugy telah menyelewengkan uang negara untuk malam mewah. De Rugy membela diri dan mengatakan jamuan tersebut merupakan bagian dari pekerjaan.
 
Tidak hanya soal makan malam, Mediapart juga menyebut de Rugy memanfaatkan sebuah apartemen di kota Nantes yang diperuntukkan bagi kalangan menengah ke bawah.
 
Laporan lainnya di Mediapart menyebutkan bahwa istri de Rugy menggunakan uang negara sebesar 500 euro (Rp7,8 juta) untuk membeli pengering rambut dan 63 ribu euro (Rp986 juta) sebagai biaya renovasi apartemen.
 
Dari berbagai laporan tersebut, rangkaian foto lobster dalam jamuan makan malam dianggap sebagai yang paling merusak citra de Rugy. Skandal ini muncul saat Prancis masih berusaha memulihkan diri dari gelombang protes Rompi Kuning yang dipicu kemarahan warga atas ketimpangan ekonomi.
 
Dalam sebuah wawancara pekan kemarin, de Rugy membantah semua tuduhan dan bahkan mengaku alergi terhadap lobster. Ia juga mengaku tidak suka minuman keras champagne karena dapat membuatnya sakit kepala.
 
Baca:'Rompi Kuning' Berulah usai Parade Hari Bastille
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif