Demonstran membakar tempat sampah dan toilet portabel usai peringatan Hari Bastille di Paris, Prancis, 14 Juli 2019. (Foto: AFP / Kenzo TRIBOUILLARD)
Demonstran membakar tempat sampah dan toilet portabel usai peringatan Hari Bastille di Paris, Prancis, 14 Juli 2019. (Foto: AFP / Kenzo TRIBOUILLARD)

'Rompi Kuning' Berulah usai Parade Hari Bastille

Internasional prancis
Willy Haryono • 15 Juli 2019 07:21
Paris: Kepolisian Paris menembakkan gas air mata ke arah sekelompok demonstran 'rompi kuning' yang berulah di dekat Champ-Elysees, tak lama usai berlangsungnya parade militer peringatan Hari Bastille, Minggu 14 Juli 2019.
 
Sebelum parade dimulai, para pengunjuk rasa sempat mencemooh Presiden Prancis Emmanuel Macron yang datang ke lokasi acara.
 
Dikutip dari laman BBC, aparat keamanan menahan lebih dari 150 pedemo, termasuk dua kooordinator 'rompi kuning' yang dituduh menggelar aksi unjuk rasa ilegal. Para demonstran sempat meruntuhkan barikade polisi dan juga membakar tempat sampah dan toilet portabel di dekat lokasi parade militer.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih dari 4.000 personel angkatan bersenjata Prancis berbaris di jalanan Paris, memperingati sebuah tradisi yang dilakukan di negara tersebut setelah berlangsungnya Perang Dunia I.
 
'Rompi Kuning' Berulah usai Parade Hari Bastille
Parade militer Hari Bastille di Paris. (Foto: AFP/Lionel Bonaventure)
 
Kanselir Jerman Angela Merkel menjadi satu dari sejumlah tamu kehormatan di acara tersebut. Perdana Menteri Inggris Theresa May awalnya dijadwalkan hadir, namun kemudian digantikan menteri kabinet senior David Lidington.
 
Merkel mengatakan kepada awak media bahwa parade Hari Bastille ini merupakan "gestur yang baik bagi kebijakan pertahanan Eropa."
 
Angkatan Udara Jerman, Spanyol dan Inggris turut memeriahkan acara dengan mengerahkan skuadron masing-masing di langit kota Paris. Meski terjadi bentrokan antara polisi dan rompi kuning, parade militer peringatan Hari Bastille berjalan lancar tanpa insiden berarti.
 
Parade militer turut dimeriahkan Franky Zapata, seorang mantan juara jet ski yang juga senang menciptakan berbagai kreasi baru. Ia memasuki lokasi acara dengan menaiki papan terbang bergaya futuristik buatannya sendiri.
 
"Militer (Prancis) sedang bertransformasi. Militer sedang memodernisasi prajurit, kedaulatan dan kemerdekaan kami," tutur Macron kepada saluran televisi France 2.
 
Hari Bastille adalah sebutan lain bagi Hari Nasional Prancis yang diperingati setiap tanggal 14 Juli. Bastille diambil dari nama benteng sekaligus penjara yang diserbu sekelompok milisi pada 14 Juli 1789. Peristiwa tersebut dianggap sebagai awal dimulainya Revolusi Prancis.
 
'Rompi Kuning' Berulah usai Parade Hari Bastille
Franky Zapata menaiki papan terbang di Paris.(Foto: AFP/Lionel Bonaventure)
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif