Putin (kanan) mengobrol dengan Trump dan Merkel di Paris, Prancis, 11 November 2018. (Foto: AFP/LUDOVIC MARIN)
Putin (kanan) mengobrol dengan Trump dan Merkel di Paris, Prancis, 11 November 2018. (Foto: AFP/LUDOVIC MARIN)

Putin Berdiskusi Santai dengan Trump di Paris

Internasional amerika serikat rusia as-rusia
Willy Haryono • 12 November 2018 10:04
Paris: Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku sempat berdiskusi singkat namun berlangsung baik dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sebuah acara peringatan Perang Dunia I di Paris, Prancis.
 
Seperti dilaporkan kantor berita RIA Novosti, Putin menjawab "Iya" setelah ditanya apakah sempat mengobrol dengan Trump pada Minggu. Saat ditanya lebih lanjut bagaimana percakapan itu berlangsung, Putin menjawab: "Baik."
 
Putin tidak memaparkan detail lebih lanjut mengenai isi pembicaraan. Namun kantor kepresidenan Prancis mengatakan Putin dan Trump mendiskusikan beragam hal usai makan siang. Saat Putin dan Trump berdiskusi, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel berada di dekat mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Paris menyebut isu yang didiskusikan usai makan siang itu meliputi situasi di Timur Tengah, terutama Suriah, serta masalah Iran, Arab Saudi dan Korea Utara.
 
Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan Trump sempat mengobrol dengan beberapa tokoh dunia, termasuk Putin, Macron dan Merkel. "Mereka semua terlibat diskusi yang produktif," sebut Sanders, seperti dilansir dari media AFP, Senin 12 November 2018.
 
"Para pemimpin mendiskusikan beragam isu, termasuk INF (perjanjian nuklir), Suriah, perdagangan, situasi di Arab Saudi, sanksi (ekonomi), Afghanistan, Tiongkok dan Korut," lanjut dia.
 
Ekspektasi adanya pertemuan resmi terbaru antara Trump dan Putin terus meningkat di tengah ketegangan terkait perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces Treaty atau INF serta sanksi ekonomi terhadap Moskow.
 
Bulan lalu, Trump memicu kekhawatiran global saat mengaku hendak mundur dari INF. Putin mengingatkan mundur dari INF dapat memicu sejumlah negara berlomba-lomba membuat senjata nuklir dan membuat Eropa dalam bahaya.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif