Menteri Lingkungan Hidup Inggris Michael Gove. (Foto: AFP/PAUL ELLIS)
Menteri Lingkungan Hidup Inggris Michael Gove. (Foto: AFP/PAUL ELLIS)

Menteri Inggris Menyesal Pernah Gunakan Kokain

Internasional politik inggris brexit
Willy Haryono • 09 Juni 2019 09:15
London: Michael Gove, salah satu kandidat calon perdana menteri Inggris, mengaku "sangat menyesal" pernah menggunakan kokain sekitar lebih dari 20 tahun lalu. Gove mengatakan kepada kantor berita Daily Mail bahwa dirinya pernah memakai kokain dalam beberapa "kegiatan sosial" saat bekerja sebagai seorang jurnalis.
 
Dikutip dari laman BBC, Sabtu 8 Juni 2019, Gove menyebut "kesalahannya" tersebut sebaiknya tidak dimanfaatkan pihak tertentu terkait persaingan memperebutkan kursi PM Inggris.
 
Gove, seorang menteri hukum di Inggris pada periode 2015-2016, adalah satu dari sebelas tokoh Partai Konservatif (Tory) yang berniat menggantikan PM Theresa May. Pemenang dari persaingan pengganti PM May ini baru akan diumumkan pada akhir Juli.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat itu saya masih seorang jurnalis muda. (Mengonsumsi kokain) itu adalah sebuah kesalahan. Saya pernah berharap tidak pernah melakukan hal itu," sebut Gove.
 
"Tapi saya rasa semua politisi memiliki kehidupan sebelum masuk ke plitik. Saat masih menjadi jurnalis, saya tidak pernah membayangkan akan masuk ke dunia politik," lanjut dia.
 
Rory Stewart, kandidat lainnya untuk posisi PM Inggris, sebelumnya telah meminta maaf kepada publik karena pernah menggunakan opium -- sebuah jenis narkotika kelas A di Inggris. Menteri Pertumbuhan Internasional Inggris itu mengaku pernah menggunakan opium sekitar 15 tahun lalu dalam sebuah acara pernikahan di Iran.
 
Boris Johnson -- kandidat favorit untuk menggantikan PM May -- sempat ditanya mengenai kabar dirinya pernah memakai kokain saat masih menjadi mahasiswa. "Itu terjadi saat saya masih berusia 19 tahun," jawab Boris, dalam wawancara bersama majalah Marie Claire.
 
Dalam acara "Have I Got News For You" pada 2005, Johnson sempat mengaku ditawari narkoba. "Saya rasa saya pernah diberi kokain, tapi saya bersin kala itu, jadi kokainnya tidak masuk ke hidung," ungkap Johnson.
 
Sementara Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt, yang juga kandidat pengganti PM May, mengaku pernah mabuk ganja saat berwisata di India.
 
PM May telah resmi mengundurkan diri dari jabatan ketua Tory. Pengunduran dirinya secara resmi memulai sebuah kontes untuk menggantikan posisi pemimpin partai.
 
PM May telah mengumumkan diri akan mundur sejak bulan lalu, usai dirinya merasa gagal menghadirkan Brexit tepat waktu. Brexit, atau Britain Exit, adalah istilah untuk keluarnya Inggris dari keanggotaan Uni Eropa.
 
Baca:PM May Mundur dari Ketua Partai Konservatif Inggris
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif