Aktivis pro-demokrasi berupaya menghadang gas air mata yang ditembakkan ke arah mereka. Foto: AFP.
Aktivis pro-demokrasi berupaya menghadang gas air mata yang ditembakkan ke arah mereka. Foto: AFP.

Komisaris HAM PBB Serukan Penyelidikan Protes Hong Kong

Internasional pbb hong kong
Marcheilla Ariesta • 13 Agustus 2019 20:06
Jenewa: Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet menyatakan prihatin atas peristiwa yang terjadi di Hong Kong. Keprihatinannya disampaikan melalui juru bicaranya, Rupert Colville di Jenewa, Swiss.
 
Baca juga: Pedemo Timbulkan Kekacauan di Bandara Hong Kong.
 
"Komisaris menyerukan penyelidikan segera, independen, dan tidak memihak atas dugaan kekuatan berlebihan oleh polisi terhadap para pengunjuk rasa," kata Colville, dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 13 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pernyataannya muncul ketika pengunjuk rasa pro-demokrasi memblokir Bandara Internasional Hong Kong pada Senin kemarin. Aksi ini menyebabkan kekacauan perjalanan lebih lanjut setelah memicu penutupan bandara.
 
Unjuk rasa yang sudah berjalan 10 minggu itu menyebabkan jutaan orang turun ke jalan-jalan Hong Kong. Protes menjadi tantangan terbesar bagi pemerintahan Tiongkok di kota semi-otonom sejak penyerahannya pada 1997 dari Inggris.
 
Protes dimulai karena Rancangan Undang-Undang (RUU) yang akan memungkinkan ekstradisi ke daratan, tetapi dengan cepat berkembang menjadi upaya yang lebih luas untuk membalikkan penurunan hak dan kebebasan di kota tersebut.
 
Komisaris HAM PBB Serukan Penyelidikan Protes Hong Kong
Pedemo Hong Kong yang melakukan aksi unjuk ras di bandara. Foto: AFP.
 

Colville mengatakan kantor hak asasi manusia PBB telah meninjau 'bukti kredibel' pejabat penegak hukum yang menggunakan senjata tidak mematikan dengan cara yang dilarang oleh norma dan standar internasional.
 
"Penembakan gas air mata ke daerah yang penuh sesak, tertutup dan langsung pada demonstran secara individu pada banyak kesempatan, menciptakan risiko kematian atau cedera serius," imbuh dia.
 
Baca juga: Bandara Hong Kong Batalkan 300 Penerbangan.
 
Kantor HAM PBB, katanya, mendesak Pemerintah Hong Kong untuk menyelidiki semua insiden semacam itu segera.
 
Bachelet, imbuh Colville, juga mengutuk kekerasan atau perusakan properti oleh pedemo. Colville menambahkan Bachelet mendesak semua orang yang berdemo mengutarakan pendapat mereka secara damai.
 
"Komisaris Tinggi menyerukan kepada pihak berwenang dan orang-orang Hong Kong untuk terlibat dalam dialog terbuka dan inklusif yang bertujuan menyelesaikan semua masalah secara damai," katanya.
 
"Ini adalah satu-satunya cara pasti untuk mencapai stabilitas politik jangka panjang dan keamanan publik dengan menciptakan saluran bagi orang-orang untuk berpartisipasi dalam urusan publik dan keputusan yang mempengaruhi kehidupan mereka," seru Colville.
 
Dia juga menekankan bahwa hak atas kebebasan berekspresi dan berkumpul secara damai diabadikan dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan dalam hukum Hong Kong.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif