Ilustrasi work from home.
Ilustrasi work from home.

Dampak Konflik Timur Tengah, Uni Eropa Minta Warga Hemat Energi dengan Cara Ini

Annisa ayu artanti • 02 April 2026 10:34
Ringkasnya gini..
  • UE minta warga WFH dan kurangi kecepatan demi hemat energi.
  • Konflik Timur Tengah ganggu pasokan minyak global.
  • Selat Hormuz jadi titik krusial distribusi 20 juta barel per hari.
London: Uni Eropa (UE) mendesak warga di kawasan itu untuk bekerja dari rumah (WFH) dan menurunkan batas maksimal kecepatan di jalan tol di tengah krisis energi akibat eskalasi di Timur Tengah.
 
"Bahkan jika perdamaian tercapai besok, kondisi tak akan segera kembali normal," kata Komisaris Energi Uni Eropa Dan Jorgensen, dilansir Antara, Kamis, 2 April 2026.
 
"Semakin banyak yang bisa dilakukan untuk menghemat minyak, terutama solar dan bahan bakar jet, semakin baik," katanya.

Jorgensen juga meminta negara-negara UE mengikuti rekomendasi Badan Energi Internasional, termasuk bekerja dari rumah dan mengurangi kecepatan di jalan tol 10 kilometer per jam dari batas maksimal.
 
Ia juga mendorong penggunaan transportasi umum, berbagi tumpangan, serta praktik berkendara yang efisien.
 
Baca juga: Liburan Musim Panas Terancam Mahal, ANA dan JAL Siap Naikkan Biaya Tambahan Avtur

Imbas perang di Timur Tengah

Perang AS-Israel dengan Iran dan ketegangan di Selat Hormuz telah mengganggu pasokan energi sehingga memicu kelangkaan dan tekanan harga global.
 
Pada 2 Maret, Iran mengumumkan pembatasan pelayaran di Selat Hormuz dan mengancam menyerang kapal yang melintas tanpa izin.
 
Sekitar 20 juta barel minyak melintasi selat itu setiap hari, dan gangguan tersebut mendorong kenaikan harga minyak serta biaya pengiriman dan asuransi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan