Melansir Antara pada Rabu, 1 April 2026 hal itu disampaikan menurut seorang sumber yang juga menjelaskan langkah itu kemungkinan memengaruhi liburan musim panas dan menimbulkan kekhawatiran terhadap permintaan perjalanan.
Biaya tambahan BBM naik signifikan
Biaya tambahan BBM pada penerbangan ke Eropa dan Amerika Utara untuk Juni-Juli direncanakan mencapai 55.000 yen (sekitar Rp6,2 juta) untuk ANA, naik 23.100 yen dari April-Mei.JAL diperkirakan menaikkan biaya tambahannya sebesar 21.000 yen menjadi 50.000 yen.
Untuk rute Tiongkok dan Taiwan, biaya tambahan ANA diperkirakan naik 4.900 yen menjadi 14.300 yen, sementara JAL naik 5.000 yen menjadi 12.400 yen.
| Baca juga: Efek Domino Konflik Timteng: Maskapai Global Merugi Besar, Tiket Pesawat Bisa Melonjak |
Biaya tambahan ke Korea Selatan dan Rusia kemungkinan bertambah menjadi 6.500 yen untuk ANA dan 5.900 yen untuk JAL, level tertinggi dalam sistem saat ini.
BBM untuk pesawat atau avtur dihasilkan dari penyulingan minyak mentah. Harganya di pasar Singapura mencapai lebih dari dua kali lipat pada Maret dibandingkan sebelum konflik akhir Februari.
Biaya tambahan dihitung berdasarkan harga rata-rata avtur tiap dua bulan. Harga Februari-Maret, misalnya, akan memengaruhi tarif penerbangan pada Juni-Juli.
Meski tidak berlaku untuk penerbangan domestik, JAL mempertimbangkan penerapan sistem tersebut mulai musim semi 2027 untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak jangka panjang.
ANA dan Skymark Airlines juga mempertimbangkan langkah serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News