PM Inggris Theresa May dalam pidatonya di Northwood, London, Senin 8 Juli 2019. (Foto: AFP/MATT DUNHAM)
PM Inggris Theresa May dalam pidatonya di Northwood, London, Senin 8 Juli 2019. (Foto: AFP/MATT DUNHAM)

PM Inggris Dukung Penuh Dubes Pengkritik Trump

Internasional amerika serikat politik inggris donald trump
Willy Haryono • 09 Juli 2019 08:12
London: Pemerintahan Inggris di bawah Perdana Menteri Theresa May menekankan kembali "dukungan penuh" untuk duta besarnya di Washington, usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku tidak ingin lagi berurusan dengannya.
 
Dubes Inggris untuk AS, Sir Kim Darroch, memicu kontroversi usai bocoran komunikasinya dengan Kementerian Luar Negeri Inggris bocor ke media. Dalam bocoran itu, Dubes Darroch menyebut Trump sebagai sosok presiden yang "tidak kompeten."
 
Bocoran percakapan tersebut awalnya dirilis oleh kantor berita The Daily Mail, dan kemudian diberitakan di CNN.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sir Kim Darroch tetap mendapat dukungan penuh dari perdana menteri," ujar juru bicara PM May, dikutip dari laman AFP, Senin 8 Juli 2019.
 
Sebelumnya, Trump menyebut Dubes Darroch sebagai sosok yang tidak "bekerja dengan baik untuk Inggris." Ia juga menegaskan bahwa dirinya dan seluruh jajaran pemerintah Negeri Paman Sam "tidak menyukai" dubes tersebut.
 
Meski mendukung Dubes Darroch, pemerintah Inggris menyayangkan adanya bocoran tersebut. "Kami telah menjelaskan kepada AS bahwa bocoran ini merupakan sesuatu yang sangat disayangkan," tutur jubir PM May.
 
"Tapi kami juga menggarisbawahi sikap dubes yang menghadirkan penilaian jujur atas politik di negara mereka (ditugaskan)," lanjut dia.
 
Hal senada telah diungkapkan seorang sumber dari Kemenlu Inggris kepada CNN. Disebutkan bahwa tugas seorang dubes memang memberikan laporan jujur apa adanya mengenai negara tempat mereka ditugaskan.
 
"Publik Inggris mengharapkan para dubes memberikan penilaian jujur atas dunia politik di negara tempat mereka ditugaskan. Tapi pandangan mereka tentu saja bukan pandangan pemerintah. Tapi kami menggaji mereka untuk berkata jujur. Sama seperti Dubes AS di sini yang akan mengirimkan penilaiannya atas politik Westminster ke negaranya," ujar sumber tersebut.
 
Baca:Dubes Inggris untuk AS Sebut Trump 'Tidak Kompeten'
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif