Lokakarya kain tenun Sumba berlangsung di kota Best, Belanda, 21 April 2022. (Kemenlu RI)
Lokakarya kain tenun Sumba berlangsung di kota Best, Belanda, 21 April 2022. (Kemenlu RI)

Lokakarya Tenun Sumba di Kota Best Belanda Angkat Peran Emansipasi Wanita

Internasional Hari Kartini Belanda Perempuan Kain Tenun indonesia-belanda Tenun Tradisional KBRI Den Haag
Willy Haryono • 25 April 2022 21:14
Best: Berkolaborasi dengan KBRI Den Haag, Stichting Hibiscus menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka "Bulan Budaya Indonesia" yang diadakan setiap tahun di Kota Best, Belanda. Salah satu kegiatan tersebut adalah "Workshop Tenun Sumba" di De Bibliotheek Best pada 21 April 2022, bertepatan dengan Hari Kartini.
 
Betty T. Sari, pemerhati wastra Indonesia yang mengisi lokakarya tersebut, menjelaskan bahwa dalam masyarakat Sumba, wanita dengan kuku bertelau biru artinya adalah wanita ideal, karena dia pandai menenun dan pekerja keras.
 
Selain mengurus rumah tangga, perempuan seperti itu adalah pencari nafkah. Kuku tangan berona indigo karena tekun menenun pekan demi pekan, di sela pekerjaan mulia mengurus anak dan rumah tangga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak merebaknya pandemi Covid-19, sumber penghasilan wanita di Sumba dari menenun menurun drastis. Untuk itu, pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan sejumlah universitas di Indonesia dan Belanda, telah melakukan pembinaan terhadap lebih dari 15 desa penghasil kain tenun Sumba.
 
Berdasarkan keterangan di situs Kementerian Luar Negeri, Senin, 25 April 2022, pembinaan ini dilakukan untuk memelihara keaslian cara dan tradisi menenun serta motifnya yang masing-masing memiliki makna tersendiri.
 
Dalam kegiatan lokakarya, para peserta di kota Best mencoba untuk menggambar corak Tenun Sumba yang khas. Mereka juga diberikan pemahaman bahwa di balik indahnya Tenun Sumba, terdapat peran emansipasi wanita yang sangat penting di tengah masyarakat Sumba.
 
Betty menjelaskan tentang kualitas tenun Sumba yang keseluruhan prosesnya berasal dari kearifan lokal dan 100 persen dibuat dari bahan alami.
 
Baca:  Tenun Indonesia Dipamerkan di Belgia

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif