Berbicara setelah penjelasan singkat oleh para ahli, Biden berjanji bahwa sebagai presiden dia akan melakukan "tantangan operasional terbesar yang pernah kami hadapi sebagai sebuah bangsa”. terutama untuk mengatasi penyakit yang telah merenggut lebih dari 1,7 juta jiwa di seluruh dunia.
"Rencana administrasi Trump untuk mendistribusikan vaksin tertinggal," katanya di Wilmington, Delaware, seperti dikutip AFP, Rabu 30 Desember 2020.
"Seperti yang sudah lama saya takuti dan peringatkan, upaya untuk mendistribusikan dan mengelola vaksin tidak berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Biden.
Menurut Biden, pihaknya akan bergerak sekuat tenaga membawa perlawanan terhadap virus korona ke arah yang benar.
Pemerintahan Trump telah memperkirakan bahwa 20 juta orang Amerika akan divaksinasi pada akhir Desember. “Dengan sisa waktu kurang dari tiga hari, sekitar 2,1 juta telah menerima suntikan pertama vaksin,” menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).
Biden, yang mulai menjabat pada 20 Januari, mengonfirmasi bahwa ia akan menerapkan Undang-Undang Produksi Pertahanan era Perang Korea untuk memaksa industri swasta meningkatkan produksi vaksin bagi pemerintah.
Demi menerapkan protokol kesehatan, Biden juga meminta warga Amerika untuk mengenakan masker untuk mencegah penyebaran covid-19 dan mengatakan akan memberlakukan mandat pada penutup wajah di area di mana pemerintah federal memiliki yurisdiksi, seperti pesawat terbang.
"Kami merencanakan upaya seluruh pemerintah dan akan bekerja untuk menyiapkan situs vaksinasi dan mengirim unit seluler ke komunitas yang sulit dijangkau," kata Biden.
"Kami akan memastikan vaksin didistribusikan secara merata sehingga setiap orang bisa mendapatkannya, tidak peduli warna kulit dan di mana mereka tinggal,” tegas Biden.
Selain itu, Biden juga menyuarakan keyakinan akan kembali normal pada 2021, tetapi tidak segera. "Kami mungkin tidak melihat peningkatan sampai kami memasuki Maret karena akan membutuhkan waktu untuk rencana tanggapan covid-19 kami untuk mulai menghasilkan kemajuan yang terlihat," sebut Biden.
"Beberapa minggu dan bulan ke depan akan menjadi sangat sulit - periode yang sangat sulit bagi bangsa kita, mungkin yang paling sulit selama seluruh pandemi ini,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News