.Menteri Pertahanan Kanada Bill Blair (AFP)
.Menteri Pertahanan Kanada Bill Blair (AFP)

Menteri Pertahanan Kanada Tegaskan Hubungan dengan India 'Penting'

Willy Haryono • 25 September 2023 09:08
Ottawa: Menteri Pertahanan Kanada Bill Blair menegaskan bahwa hubungan diplomatik dengan India merupakan suatu hal yang "penting." Pernyataan disampaikan ketika hubungan antara Kanada dan India mencapai titik terendah karena tuduhan Perdana Menteri Justin Trudueau bahwa New Delhi terlibat pembunuhan aktivis Sikh bernama Hardeep Singh Nijjar.
 
Namun Blair menolak berkomentar apakah Ottawa akan menilai kembali strategi Indo-Pasifik mereka setelah meningkatnya ketegangan dengan India.
 
Hubungan kedua negara memburuk selama seminggu terakhir setelah tuduhan Trudeau. India dengan marah menolak tuduhan tersebut, dan menganggapnya sebagai sesuatu yang "tidak masuk akal" dan "bermotivasi." India telah mengusir seorang diplomat senior Kanada sebagai tindakan balas dendam terhadap pengusiran pejabat India yang dilakukan Ottawa terkait ketegangan ini.
India telah menetapkan Nijjar sebagai teroris pada tahun 2020. Nijjar dianggap sebagai separatis yang hendak mendirikan negara independen bernama Khalistan di wilayah Punjab, India.
 
Ottawa telah mengupayakan hubungan perdagangan, pertahanan dan imigrasi yang lebih erat dengan India sebelum pertikaian mengenai pembunuhan Nijjar meletus. Blair mengatakan Kanada akan terus mengupayakan kemitraan tersebut, sementara penyelidikan atas tuduhan yang dilayangkan Trudeau terus berlanjut.
 
Dalam wawancara yang disiarkan hari Minggu, 24 September 2023, di The West Block, Blair menyebut hubungan dengan India penting.

Strategi Indo-Pasifik

"Kami memahami bahwa hal ini dapat menjadi, dan telah terbukti, sebuah isu yang menantang perihal hubungan kami dengan India. Namun pada saat yang sama, kami memiliki tanggung jawab untuk membela hukum, membela warga negara kami, dan pada saat yang sama membuat yakin kami melakukan penyelidikan menyeluruh dan mendapatkan kebenarannya," ungkap Blair, seperti dikutip Global News.
 
"Jika tuduhan tersebut terbukti benar, ada kekhawatiran sangat besar dari Kanada sehubungan dengan pelanggaran kedaulatan kami dalam pembunuhan seorang warga negara Kanada di tanah Kanada," sambungnya.
 
Ia menambahkan bahwa strategi Indo-Pasifik merupakan strategi penting bagi Kanada, dan telah menyebabkan peningkatan kehadiran militer di wilayah tersebut dan komitmen untuk kemampuan patroli lebih lanjut. Strategi ini memberikan dana sebesar USD492,9 juta selama lima tahun untuk prioritas militer tersebut, dari total hampir USD 2,3 miliar pada periode yang sama.
 
Nijjar, ketua Pasukan Macan Khalistan (KTF) yang dilarang, tewas dibunuh di Surrey di British Columbia pada 18 Juni.
 
Ketika perselisihan semakin memburuk, India telah menangguhkan layanan visa bagi warga Kanada dan meminta Kanada untuk mengurangi staf diplomatiknya di negara tersebut, dengan alasan bahwa harus ada keseimbangan dalam kekuatan dan kesetaraan dalam kehadiran diplomatik bersama. Jumlah staf diplomatik Kanada di India lebih besar dibandingkan jumlah staf diplomatik India di Kanada.
 
Baca juga:  Pertikaian Diplomatik Memanas, India Berhenti Beri Visa untuk Warga Kanada
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif